Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
13 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
9 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
9 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Parlemen

Hujan Deras Tak Bubarkan Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law di Patung Kuda

Hujan Deras Tak Bubarkan Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law di Patung Kuda
Mahasiswa tetap bertahan melanjutkan aksi meskipun hujan deras mengguyur kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (16/10). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jum'at, 16 Oktober 2020 17:13 WIB
JAKARTA - Hujan deras mengguyur kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (16/10), namun tak membuat ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bubar dari lokasi aksi.

Mahasiswa tetap bertahan melakukan aksi menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Demikian pula dengan aparat kepolisian dan TNI yang masih terus menjaga demonstrasi.

Lihat juga: Sisir Merdeka Selatan, Polisi Adang Remaja Ikut Demo
Mahasiswa terus meneriakkan tuntutan mereka agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyebut tak ada itikad baik dari Istana untuk menemui mahasiswa. Oleh karena itu, salah seorang orator menyatakan pihaknya akan kembali turun ke jalan bergabung dengan elemen masyarakat lainnya dalam peringatan satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Massa BEM SI melakukan aksi di depan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lantaran aparat kepolisian memblokade akses Jalan Medan Merdeka Barat menuju istana.

Lihat juga: Fahri Hamzah Duga Omnibus Law Diadopsi dari China
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengklaim titik unjuk rasa di depan Gedung Sapta Pesona erupakan negosiasi kepolisian dengan mahasiswa. Ia menyatakan pihaknya juga ingin mengantisipasi kemungkinan adanya kelompok tak bertanggung jawab yang nantinya berbuat kericuhan.

Saat massa mahasiswa masih bertahan, sejumlah pemuda berpakaian bebas yang hendak menuju lokasi demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Patung Kudah Arjuna Wiwaha, ditangkap aparat kepolisian.

Mereka diduga bakal ikut bergabung dengan mahasiswa. Dilansir dari CNNIndonesia.com, sejumlah petugas kepolisian itu menyisir area sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Polisi sempat menghentikan empat pemuda yang diperkirakan duduk di bangku SMP atau SMA.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndoneia.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww