Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
13 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
17 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
13 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Parlemen

Tak Hanya Perlu Sehat, Gus Jazil: Pendidikan Santri Juga Perlu Dibantu

Tak Hanya Perlu Sehat, Gus Jazil: Pendidikan Santri Juga Perlu Dibantu
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Istimewa)
Selasa, 13 Oktober 2020 16:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri. Tahun ini merupakan peringatan Hari Santri ke-5 sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Di Hari Santri tahun 2020, pemerintah mengambil tema "Santri Sehat Indonesia Kuat". Tema tersebut dianggap pas saat masa pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengaku senang. Pasalnya Ia juga termasuk salahsatu lulusan Pesantren. "Sebelum menjadi politisi, saya adalah seorang santri," ujarnya, Jakarta (12/10/2020).
 
Ia sepakat dengan tema yang diambil pada peringatan Hari Santri tahun ini. Menurutnya santri adalah generasi muda harapan bangsa. "Sebagai generasi muda pelanjut masa depan bangsa, maka santri harus sehat," tegas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
 
Dari data yang ada, rentang waktu antara tahun 2020 hingga 2035, usia produktif atau usia 16 sampai 30 tahun, jumlahnya mencapai 150 juta jiwa atau 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. "Dari data itu pastinya jumlah santri mencapai puluhan juta. Dari sinilah posisi dan potensi santri sangat strategis dan penting," tambahnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu menyebutkan, santri adalah generasi muda yang tidak hanya dididik untuk menguasai ilmu agama namun juga ilmu kehidupan lainnya.
 
Untuk itu sangat tepat bila santri perlu 'disehatkan', sebab bila para santri sakit-sakitan atau lemah dan tidak berdaya maka ke depan akan berpengaruh pada masa depan bangsa. Cara menyehatkan santri pada mada pandemi Covid-19 menurut alumni PMII itu pastinya santri harus menerapkan protokol kesehatan. "Santri harus menggunakan masker, sering mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga jarak," tegasnya.
 
Menyehatkan santri menurut pria asal pulau Bawean, Jawa Timur itu, tak sebatas pada masa pandemi Covid-19. Pemerintah menurutnya harus memberi bantauan kepada pesantren. Pesantren saat ini mayoritas dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

"Pastinya mereka memerlukan uluran bantuan dari pemerintah agar proses pendidikannya lebih maksimal. Bila pesantren mendapat bantuan dari pemerintah maka lembaga pendidikan semacam ini akan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan yang lainnya," tandasnya.

Dari sinilah kata Gus Jazil, santri tidak hanya sehat secara fisik namun juga sehat dari segi pendidikan. Bila hal yang demikian terjadi maka santri akan menjadi kelompok masyarakat yang siap dan potensial menjadi kekuatan bangsa dalam berbagai bidang kehidupan.***

wwwwww