Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
13 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
10 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
10 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Parlemen

Demo PA 212 Bubar, Tiba-tiba Ada Massa Lain Mayoritas Anak Muda Lempar Batu dan Botol ke Polisi

Demo PA 212 Bubar, Tiba-tiba Ada Massa Lain Mayoritas Anak Muda Lempar Batu dan Botol ke Polisi
Kericuhan aksi demo di Patung Kuda. (foto: detik.com)
Selasa, 13 Oktober 2020 17:06 WIB
JAKARTA - Demonstrasi yang dilakukan oleh massa demo PA 212 dkk terkait omnibus law UU Cipta Kerja usai. Namun insiden lempar batu hingga botol terjadi setelah massa PA 212 membubarkan diri.

Saat massa PA 212 mulai membubarkan diri dari Patung Kuda, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.40 WIB. Mobil komando juga sudah meninggalkan lokasi lebih dahulu.

Orator PA 212 dkk pun terdengar mengimbau massa demonstrasi untuk membubarkan diri. Massa dari PA 212 dkk pun mulai meninggalkan lokasi satu per satu.

Namun tiba-tiba, sekitar pukul 15.45 WIB, massa berbeda memulai keributan. Terlihat massa yang didominasi anak-anak remaja ini mulai melempari polisi yang menjaga barikade.

Tampak pihak kepolisian hanya menggunakan tameng tanpa memberikan perlawanan. Situasi di lokasi semakin ricuh lantaran massa remaja berpakaian bebas tak berhenti melemparkan batu hingga botol ke arah polisi di sekitar Patung Kuda.

Laskar FPI di lokasi pun sempat melerai massa dan meminta massa membubarkan diri. Namun ajakan tersebut diabaikan oleh massa remaja tersebut.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto meminta massa yang memulai kericuhan itu membubarkan diri. Dia meminta massa pulang dengan tertib.

"Kami sudah mengawal unjuk rasa saudara. Sekarang silakan bubar dengan tertib. Kami anggota berjanji tidak bergerak. Jangan anarkis, aksi ini sudah selesai," ucapnya.

Dia juga meminta massa lainnya tidak terprovokasi. Dia sekali lagi meminta massa pulang.

"Jangan terprovokasi. Kami anggota berjanji tidak bergerak. Jangan anarkis, aksi ini sudah selesai, aksi berjalan dengan damai. Silakan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww