Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
3
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
18 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
14 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Syarief Hasan: Mahasiswa Harus Ikut Mengawal Jalannya Pemerintahan

Syarief Hasan: Mahasiswa Harus Ikut Mengawal Jalannya Pemerintahan
Selasa, 18 Februari 2020 20:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menyambut baik keinginan Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang ingin berkontribusi dalam menyebarluaskan wawasan kebangsaan dikalangan mahasiswa.

Apalagi, saat ini KAMMI sudah ada diberbagai perguruan tinggi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Untuk mendukung rencana KAMMI menyebarluaskan wawasan kebangsaan Wakil Ketua MPR akan melakukan kerjasama salah satunya dalam bentuk Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Namun ke depan, kerjasama KAMMI dengan MPR akan terus ditingkatkan. Apalagi, saat ini MPR membutuhkan aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa dalam melaksanakan wacana amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jika mahasiswa mau berkontribusi dalam perubahan konstitusi, bukan tidak mungkin masyarakat pun akan lebih mudah menerimanya.

"Lebih mudah bagi MPR mengubah konstitusi jika mendapat dukungan mahasiswa. Tetapi sebaliknya, jika mahasiswa menentang, kemungkinan masyarakat tidak akan menerima pun lebih besar," kata Syarief Hasan menambahkan.

Pernyataan itu disampaikan Syarief Hasan saat menerima delegasi Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, dipimpin Ketuanya Elevan Yusnanto, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Lantai 7 Gedung Nusantara III, Kompleks MPR Senayan Jakarta, Selasa (18/2). 

Mahasiswa, kata Syarief Hasan semestinya juga bisa ikut mengawal jalannya pemerintahan. Mendukung program pemerintah yang baik dan pro rakyat. Tetapi juga mengkritisi dan memberikan solusi, jika program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tidak sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Meski begitu, Syarief Hasan juga mengingatkan, bahwa tugas utama Mahasiswa adalah belajar. Karena itu, meski sibuk mengurus organisasi, namun tugas belajar tidak boleh ditinggalkan. Jangan sampai, karena sibuk berorganisasi, urusan belajarnya malah berantakan.

Sebelumnya Ketua PP KAMMI Elevan Yusnanto, menyampaikan undangan kepada Wakil Ketua MPR, untuk hadir dan menyampaikan sosialisasi kepada peserta Mukernas KAMMI yang akan berlangsung pada Maret di Jakarta. Selain menyampaikan Sosialisasi, kehadiran Syarief Hasan pada acara Mukernas juga diharapkan memberi gambaran perkembangan terkait wacana amandemen konstitusi yang akan dilaksanakan MPR periode 2019-2024.

"Harapannya kami juga bisa ikut memberikan masukan, terkait isu-isu pentingnya haluan negara. Karena memang, kita membutuhkan haluan negara, agar proses pembangunan bisa berjalan berkesinambungan dan memberikan hasil bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Elevan Yusnanto menambahkan.***

wwwwww