Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
19 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
22 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Perusahaan Gas Negara Hadir untuk Siapa?

Perusahaan Gas Negara Hadir untuk Siapa?
Ilustrasi.
Kamis, 11 Mei 2017 13:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dengan panjang jaringan yang didistribusikan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mencapai 4.742 kilometer. Perusahaan berplat merah tersebut memiliki pelanggan sebanyak 111.076 langganan.

Ratusan ribu pelanggan tersebut terdiri dari: rumah tangga sejumlah 96,9%, komersial sejumlah 1,7 %, serta industri sejumlah 1,4 %.

Angka tersebut hanyalah kuantitas dari jumlah pelanggan, sedangkan untuk volume pemakaian justru berbanding terbalik. Yang paling banyak menikmati pasokan gas dari PGN bukanlah masyarakat kecil seperti ibu-ibu rumah tangga, mbo-mbo warteg atau abang tukang bakso. Melainkan segelintir pengusaha yakni pihak indusri yang jumlahnya hanya 1,4 persen dari keseluruhan pelanggan PGN.

Bayangkan saja kelompok industri yang jumlahnya hanya 1,4 persen dari total keseluruhan pelanggan PGN menikmati total pasokan gas sebanyak 97 persen, adapun nasib si mbo-mbo warteg dan ibu-ibu rumah tangga harus bersyukur dengan sisa-sisa pasokan gas alakadarnya.

Jadi jangan heran kalau di lapangan kita sering jumpai rakyat jelata berebut gas LPG lantaran stoknya terbatas habis buat segelintir pengusaha.

"Fakta di atas memperlihatkan bahwa negara belum hadir seutuhnya untuk membantu mensejahterakan rakyat kecil," ujar Koordinator Investigasi CBA (Center for Budget Analysis), Jajang Nurjaman kepada GoNews.co, Kamis (11/05/2017) melalui pesan Whatsapp.

"Seperti yang terjadi dengan Perusahaan Gas Negara kita, selain pengelolaannya yang acak adul, sama sekali mereka tidak ada keberpihakan kepada rakyat kecil," pungkasnya. ***

wwwwww