Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
15 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
12 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
12 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Balai Kota

"Riau Menyapa Dunia", Menpar Arief Yahya: Riau The Homeland Of Melayu Saya Minta Sehari Ini Saja Diganti 'Riau Truly Malay

Riau Menyapa Dunia, Menpar Arief Yahya: Riau The Homeland Of Melayu Saya Minta Sehari Ini Saja Diganti Riau Truly Malay
Menpar Arief Yahya dan Gubernur Riau Arsydjuliandi Rachman usai launching Riau Menyapa Dunia. (GoRiau.com/Muslikhin)
Jum'at, 27 Mei 2016 23:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Tanah tumpah darah Melayu, yang sudah digaungkan Provinsi Riau dengan tagline "Riau The Homeland Of Melayu" menurut Menpar Arief Yahya sudah cukup bagus.

Namun dirinya menyarankan agar lebih bagus lagi kalau Riau menggunakan kalimat "Riau Truly Malay". Karena menurutnya, Riau merupakan daerah asal bangsa Melayu.

"Kita sentil sedikit negara tetangga kita Malaysia itu. Jadi izinkan satu hari saja Riau The Homeland Of Melayu saya ganti jadi Riau Truly Malay," ujar Menpar Arief Yahya.

Kata Arief Yahya, Riau sudah membuktikan bahwa bangsa Melayu besar dan berkembang di bumi lancang kuning tersebut. "Seperti tarian tadi, itu kalau gak salah sudah pernah juara internasional di China, itu khas dan kental dengan budaya Melayu. Dan tarian itu hanya ada di Riau," jelasnya.

Sementara itu soal dirinya meminta Gubernur Riau untuk memilih salah satu iven sebagai destinasi wisata unggulan Riau, dirinya tidak akan intervensi atau mengusulkan. Karena dirinya sepenuhnya akan menyerahkan ke Pemerintah Riau. "Tadi sudah jelas, semua Provinsi hanya akan diakomodir satu saja, lah ini pak Gubernur gak tangung-tanggung ngasih ke saya lima," jawabnya.

Sementara itu Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang mendampingi Menteri Pariwisata mengatakan, dirinya akan segera membahas dengan beberapa tokoh dan stakeholder yang ada di Riau guna memilih salah satu iven sesuai permintaan Arief Yahya.

"Syaratnya kan juga tidak mudah, selain ivennya harus bertaraf nasional, standar dari Menteri Pariwisata juga harus menyediakan Amnesti, dimana ada lokasi khusus untuk suatu waktu buat menggelar acara besar. Kita sudah siapkan lahan sekitar 600 Hektare untuk itu. Kemudian soal bandara, beliau juga minta agar Dinas Perhubungan benar-benar serius mempersiapkan Bandara yang bertaraf Internasional," tukasnya.

Selain itu kata Andi, soal Infratuktur dan sumber pendanaan juga dibebankan ke daerah soal infratuktur. "Tadi pak menteri sudah berpesan, agar kita juga menyiapkan beberapa persyaratan. Jadi iven dan lokasi yang akan kita pilih, tentunya sesuai atau yang paling mendekati dengan ketentuan dari Kemenpar," pungkasnya. ***

wwwwww