Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
19 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
23 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Curi Kotak Amal, Pemuda Tampan ini Ditangkap Bilal Masjid

Curi Kotak Amal, Pemuda Tampan ini Ditangkap Bilal Masjid
Pelaku pencurian kotak amal di masjid
Jum'at, 27 Mei 2016 15:04 WIB
Penulis: Asrarul Mufida

IDI – Seorang pemuda tampan berusia 22 tahun, warga Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur ketahuan mencuri kotak amal saat sedang berlangsung salat Jumat. Aksinya diketahui oleh bilal masjid setempat dan langsung menyergapnya. Aksi ini terjadi di Masjid Agung Darussalihin, Idi, (27/5/2016).

Tersangka berinisial J, mengakui kali ini merupakan aksi keduanya di masjid yang sama. Apes, aksinya tercium bilal masjid bernama Agus.

Agus mengaku telah lama mengintai siapa pelakunya, karena pencurian kotak amal saat salat Jumat sering kali terjadi. “Begitu usai salat saya langsung memegang tangan pelaku. Meski dia coba melawan, namun akhirnya saya berhasil menggiringnya ke ruangan kantor masjid,” ujar Agus.

Di hadapan khatib dan panitia masjid, J dipaksa mengeluarkan uang hasil curiannya sebanyak Rp.104 ribu. “Ini aksi saya kedua setelah Jumat yang lalu dengan jumlah uang Rp.50 ribu. Saya mencuri uang ini untuk beli baju,” kata J di hadapan panitia masjid.

Menurut pengakuan Panitia Masjid Agung Idi, Khaidir, pencurian kotak amal sudah sering terjadi. Karena itu pihaknya meminta bilal untuk mengawasinya.

Panitia masjid memanggil orang tua J untuk diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Editor:TAM
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww