Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
20 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
17 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah
Jejak Islam di Minangkabau

Tim Ekspedisi Nahdlatul Ulama Rekam Jejak Islam di Kota Padang Panjang

Tim Ekspedisi Nahdlatul Ulama Rekam Jejak Islam di Kota Padang Panjang
Sementara Sekretaris Daerah Padang Panjang Edwar Juliartha menerima kenang-kenangan dari Tim Ekspedisi NU. (Humas Padang Panjang)
Jum'at, 13 Mei 2016 08:44 WIB

PADANG PANJANG - Tim ekspedisi Islam Nusantara dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengunjungi Kota Padang Panjang, Sumatera Barat untuk melakukan rekam jejak Islam di bumi "Serambi Mekah" itu. Kunjungan ini merupakan upaya pembuatan film dokumenter wajah Islam di Nusantara, termasuk Padang Panjang.

Wakil Sekretaris Jendral PBNU Gus Imam Pituduh ketika berkunjung ke Padang Panjang, Kamis, menyebutkan, tim ekspedisi Islam Nusantara berkunjung ke Padang Panjang berjumlah tujuh orang dan puluhan wartawan dari berbagai media baik itu cetak, elektronik dan online.

Ia menyebutkan, paradigma manusia di benua Eropa terhadap wajah Islam terlihat seperti radikalisme, sehingga dibutuhkan pemahaman yang lebih terhadap umat yang ada di Eropa tersebut.

Menurut dia, Islam di Indonesia bisa mempersatukan budaya dan semangat nasionalisme, maka dilakukan rekam jejak Islam nusantara yang nantinya ditayangkan di benua Eropa.

"Ini merupakan salah satu perjalanan dalam upaya memberikan wajah Islam yang sesuangguhnya bisa menerima keragaman umat beraga di Indonesia," ujarnya.

Film dokumenter itu nantiya katanya, akan ditayangkan di luar negeri terutama mereka yang menilai Islam sebagai agama keras.

"Dari tayangan film itu, nantinya diharapkan masyarakat yang memiliki paradigma agama Islam sebagai agama teroris bisa di netralisir, sehingga terlihat agama damai dan tentram," katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Padang Panjang Edwar Juliartha yang menerima kunjungan PBNU itu sangat bangga daerah itu sebagai salah satu tujuan tim ekspedisi.

"Pilihan yang sangat tetap bagi tim ekspedisi berkunjnung ke Padang Panjang, karena disini banyak lahir para ulama kondang dan termasuk sejarah Islam di Sumbar," katanya.

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Padang Panjang Fahmi mengatakan, tim ekspedisi berada`di daerah itu selama dua hari kedepan ayang akan mengunjungi sejumlah lokasi pengembangan agama Islam.

"Mereka akan berkunjung ke perguruan Diniyah Putri, perguruan Thawalib, Masjid Asasi dan lainnya," katanya. (Humas Padang Panjang)

Editor:Calva
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Sukajadi
wwwwww