Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
3
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
18 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
14 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Menpora Bilang, Suporter di Indonesia Harus Memiliki Saham di Klub Kesayangannya

Menpora Bilang, Suporter di Indonesia Harus Memiliki Saham di Klub Kesayangannya
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat memberikan keterangan pers. (GoNews Group)
Kamis, 28 April 2016 15:54 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Dengan bergulirnya kompetisi baru yang diklaim hasi dari olahan tim transisi yakni Indonesia Soccer Championship (ISC), Menpora Imam Nahrawi berharap agar para suporter juga memiliki saham di klub.

"Iya dong, suporter jangan hanya jadi penonton dan tim penggembira saja. Mereka juga harus punya andil dalam hal ini memiliki saham di klub," jelas Imam Nahrawi kepada GoNews Group, Kamis (28/04/2016) usai jumpa pers dengan awak media di Media Center Kemenpora Jakarta.

Menurutnya, nanti pihak pemerintah dalam hal ini Kemenpora, akan menjembatani para suporter supaya dapat memiliki saham di klubnya masing-masing. "Nanti kita akan bicarakan dengan para pengurus klub sepakbola yang berkompetisi di ISC baik di group A atau B," ujarnya.

Sementara itu kata Imam Nahrawi, dengan adanya saham yang dimiliki suporter, maka kecintaan para fans terhadap klub akan lebih baik dan mengurangi angka kerusuhan. "Kalau sudah merasa memiliki masak sih klub sendiri mau dihancurin dengan aksi-aksi anarkis seperti yang selama ini terjadi," tukasnya.

Imam Nahrawi juga menyebut dalam kompetisi yang digulirkan PT GTS ini para suporter juga harus sama-sama mengawasi. Karena menurutnya jumlah dana dari sponsor sangat banyak dan rawan diselewengkan.

"ISC ini harus diawasi oleh semua pihak termasuk suporter dan wartawan. Karena dari awal disetujuinya kompetisi ini karena pihak GTS berjanji akan selalu transparan. Salah satu bentuk transparasinya, dimana penyelenggara mendapat banyak dana dari pihak sponsor," tukasnya lagi.

Adapun jumlah dana yang sudah dilaporkan ke Kemenpora kata imam, seperti dari sponsor utama yaitu Torabika yang mencapai Rp120 miliar, Indosat Rp50 miliar, Sido Muncul Rp20 miliar, dan berbagai seponsor pendukung lainya. ***

wwwwww