Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
22 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
19 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Indonesia Wonderful 2016

Sambut Gerhana Matahari Total, Palangkaraya Siapkan Lokasi di Lapangan Senaman Mantikai

Sambut Gerhana Matahari Total, Palangkaraya Siapkan Lokasi di Lapangan Senaman Mantikai
Salah satu cagar budaya peninggalan Presiden Soekarno di Kota Palangkaraya.
Minggu, 14 Februari 2016 15:44 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
PALANGKARAYA- Menpar Arief Yahya diam-diam ternyata terus memantau pre iven menjelang fenomena alam yang terjadi 350 tahun sekali yakni Gerhana Matahari Total (GMT) pada tanggal 9 Maret 2016 nanti.

Tidak ingin momentum hebat dan langka itu lewat begitu saja, tanpa menghasilkan devisa buat negara dan berdampak ekonomis pada masyarakat. Dari ke-12 Provinsi yang dilintasi GMT, benar-benar disiapkan dengan serius untuk menggaet wisatawan. Salah satunya adalah Kalimantan Tengah, yang berpusat di Palangkaraya.

"Momentum itu harus disiapkan, harus dipromosikan, karena seumur hidup kita, abad ini, kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di Palangkaraya. Inilah implementasi dari 3A, atraksi, amenitas dan akses. Perkuat tiga poin itu, maka pariwisata di daerah akan semakin kuat dan menjanjikan," jelas Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI, Minggu (14/02/2016).

A3 yang terdiri dari (Atraksi) ini terdiri dari keindahan alam, budaya dan kreasi manusia. Sedangkan (Akses) adalah infrastruktur dan transportasi, terutama akses udara. Sementara (Amenitas), terkait dengan fasilitas seperti hotel, restoran, termasuk kebersihan. "Ilmu memperkuat destinasi pariwisata itu di sini. Lihat aja kekuatan ketiganya, Itu yang menentukan sukses tidaknya sebuah kawasan dijadikan objek wisata," tukas Arief kepada Legislatif.co (GoNews Group).

Arief Yahya mengaku cukup senang, Dinas Pariwisata Kota Palangkaraya mulai bergerak mempersiapkan diri. Palangkaraya sendiri adalah salah satu wilayah yang akan dilewati GMT di Indonesia dari 12 kota lainnya.

Terkait persiapan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palangkaraya H Affendie mengatakan, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, bakal mengadakan berbagai pagelaran, seperti Festival Eclips atau Festival Gerhana.

Affandie menyebut beberapa iven untuk memeriahkannya, terutama seni dan budaya lokal. ”Semuanya terpusat di Lapangan Senaman Mantikai Palangkaraya, ada Fashion Street, Perkusi Khas Dayak, Tarian Kolosal, dan lainnya," katanya.

Momen tersebut, kata Affandie,  akan ramai karena banyak turis asing yang datang ke Palangkaraya untuk menyaksikan kejadian alam tersebut.

Gerhana Matahari Total (GMT) sendiri menurut BMKG, diprediksi akan melintasi 12 wilayah Provinsi di Indonesia, yakni Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

“Kota-kota besar yang akan dilalui Gerhana Matahari Total di Indonesia antara lain Muko-Muko di Bengkulu, Palembang, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, dan Ternate,” ujar Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng. ***

wwwwww