Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
19 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
6 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
3 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:16 WIB
JAYAPURA - Operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (20/1/2020), berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM.

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan (bama), senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.

''Keberadaan NM di Kab Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka untuk membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,'' timpalnya.

Sementara jenazah pelaku NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal barang bukti yang diamankan antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww