Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
19 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
6 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
3 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Begini Kronologis Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM

Begini Kronologis Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:37 WIB
JAYAPURA - Tim gabungan TNI-Polri menembak mati komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Mee Pago Kodap 29 berinisial NM, Senin (20/1/2020).

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM ditembak mati dalam operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

''Kronologis operasi penangkapan tersebut yaitu pada Senin 20 Januari 2020 pukul 04.00 WIT, Tim gabungan TNI-Polri dari Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi area pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku KKB yang diduga berada di daerah tersebut,'' jelas Ahmad Musthofa Kamal.

Lalu, pukul 06.00 WIT, tim tiba di pantai Nusi dan langsung melakukan pengecekan di lokasi yang akan dijadikan tempat transaksi jual beli senjata api, sesuai hasil penyelidikan.

Pada pukul 08.50 WIT, tim gabungan TNI-Polri Nabire melihat bahwa tersangka bersama dua orang lainnya menggunakan mobil bergerak dari arah pantai Nusi hendak menuju kearah Kota Nabire.

Kemudian, lanjut Kabid Humas, sekitar pukul 09.00 WIT, tim mengikuti mobil pelaku dan langsung melakukan penangkapan dengan cara penghadangan terhadap mobil NM.

Tim menggunakan dua unit mobil satu unit mobil melakukan penghadangan dari arah belakang, dan satu unit mobil lainnya melakukan penghadangan dari arah depan mobil tersangka

''Pada saat penangkapan di TKP, tim dari gabungan TNI-Polri Nabire sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun pelaku tidak menghiraukannya dan setelah itu tim melihat dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah bukit, sedangkan satu orang yang hendak melarikan diri ke arah semak-semak berhasil dilumpuhkan oleh tim gabungan TNI-Polri Nabire dengan luka tembak bagian pinggang. Dari kejadian tersebut pelaku dengan inisial NM meninggal dunia (MD) karena luka tembak,'' tandas Kabid Humas.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww