Eskalasi Konflik Tertahan, Militer AS Susun Ulang Strategi Hadapi Iran
![]() |
| Ilustrasi Perang Iran dan Amerika-Israel (Foto: UX Gun/Unsplash) |
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menyetop sementara rangkaian serangan udara ke wilayah Iran, Minggu (26/7/2026). Keputusan penundaan operasi tempur ini menahan laju konflik usai aksi pemboman malam yang dilakukan AS selama 13 hari terakhir.
Batas Efektivitas Serangan
Menurut laporan The New York Times dan Axios, Presiden AS, Donald Trump mengambil keputusan ini setelah berdiskusi dengan kabinet pada Jumat lalu. Pemerintah AS mengakui bahwa efektivitas serangan telah menyentuh batas maksimal, sementara persediaan pencegat rudal Patriot dan amunisi pertahanan udara di kawasan Timur Tengah semakin terkuras.
Langkah ini memberikan jeda sekaligus ruang bagi kedua belah pihak untuk menjajaki kembali meja perundingan.
Ancaman Serangan Berskala Besar
Walaupun operasi saat ini berstatus ditangguhkan, militer AS dilaporkan tetap mempersiapkan rencana kontingensi apabila diplomasi menemui jalan buntu. Trump menegaskan posisinya dengan memberikan opsi tegas kepada Iran.
"Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius," paparnya merujuk pada proses komunikasi yang sedang berjalan.
Ia mengingatkan bahwa apabila kesepakatan gagal diraih, AS siap mengerahkan serangan dengan skala yang jauh lebih tinggi.
Meluasnya Area Konflik
Harapan negosiasi ini muncul di tengah perluasan wilayah konflik. Pertempuran yang bermula di Selat Hormuz telah menyebar hingga melibatkan serangan ke kapal komersial, pangkalan militer AS, serta negara-negara sekutu di Teluk.
Situasi pertempuran yang meleset dari prediksi awal empat hingga lima minggu ini turut memengaruhi kondisi politik dalam negeri AS. Menjelang pemilihan paruh waktu pada November, durasi perang yang memasuki bulan kelima menjadi tantangan tersendiri bagi basis dukungan Partai Republik.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Kuliner, Warga Bertuah |









