Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
24 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
24 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
3 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Hiburan

In Memoriam: Donny Fattah, pendiri dan Bassis God Bless

In Memoriam: Donny Fattah, pendiri dan Bassis God Bless
Donny Fatah. (Ist)
Sabtu, 07 Maret 2026 19:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dunia musik Indonesia kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Bassis legendaris sekaligus pendiri God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Rumah Sakit Fatmawati. Ia berpulang pada usia 76 tahun, meninggalkan warisan besar dalam sejarah musik rock Tanah Air.

Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan melalui akun media sosial resmi God Bless. Dalam pernyataan yang diunggah, keluarga besar band menyampaikan doa sekaligus memohon maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.

Kepergian Donny Fattah menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang musisi yang selama lebih dari lima dekade ikut membangun fondasi rock Indonesia.

Nama Donny Fattah tidak dapat dipisahkan dari sejarah awal God Bless. Bersama vokalis Ahmad Albar dan gitaris Ian Antono, ia mendirikan band tersebut pada 1973.

Sejak kemunculannya, God Bless segera menjadi salah satu band yang membawa warna baru dalam musik Indonesia, terutama dengan pendekatan rock yang kuat dan berbeda dari arus utama saat itu.
Album debut God Bless yang dirilis pada 1975 menjadi salah satu tonggak penting.

Setelah itu, band ini terus menghasilkan karya yang memperkuat posisi mereka sebagai legenda, termasuk melalui album Cermin (1980) dan Semut Hitam (1988).
Di balik karya-karya tersebut, permainan bass Donny menjadi salah satu fondasi musikal yang menjaga karakter kuat God Bless.

Sepanjang kariernya, Donny dikenal sebagai musisi yang teguh memegang idealisme dalam bermusik. Ia bukan hanya pemain bass, tetapi juga pencipta lagu yang turut melahirkan sejumlah karya penting bagi bandnya.

Di tengah perubahan zaman dan industri musik yang terus berkembang, Donny tetap mempertahankan identitas rock yang menjadi ciri khas God Bless.

Bagi banyak musisi generasi berikutnya, sosok Donny Fattah dianggap sebagai salah satu inspirasi yang membuktikan bahwa musik rock Indonesia mampu bertahan dan berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatan Donny diketahui menurun. Ia sempat berjuang melawan sejumlah penyakit, termasuk serkopenia, penyumbatan vaskuler, serta penyakit autoimun.

Sejak 2012, ia juga harus rutin mengonsumsi obat jantung setelah menjalani pemasangan ring. Meski demikian, kecintaannya terhadap musik membuatnya tetap berusaha tampil bersama God Bless di berbagai kesempatan.

Bagi Donny, panggung bukan sekadar tempat berkarya, tetapi juga sumber semangat hidup.

Kepergian Donny Fattah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama musisi, serta para penggemar God Bless di seluruh Indonesia.

Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial, mengenang sosoknya sebagai musisi yang setia pada rock dan telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan musik nasional.

Meski telah berpulang, nama Donny Fattah akan selalu hidup melalui karya-karya yang ia tinggalkan. Bersama God Bless, ia telah menuliskan salah satu bab penting dalam sejarah musik Indonesia, sebuah warisan yang akan terus bergema lintas generasi. ***

Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww