Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
1 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kembali Pimpin PB WI, Airlangga Hartarto Bertekad Pertahankan Emas di Asian Games 2026 dan Siapkan Roadmap Olimpiade 2032

Kembali Pimpin PB WI, Airlangga Hartarto Bertekad Pertahankan Emas di Asian Games 2026 dan Siapkan Roadmap Olimpiade 2032
Airlangga Hartarto. (PB WI)
Selasa, 10 Februari 2026 23:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Airlangga Hartarto terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk masa bakti tahun 2026-2030 pada Musyawarah Nasional (Munas) Wushu Indonesia VIII di  Hotel Aloft AKR Tower, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026).

Ini merupakan periode ketiga Airlangga Hartarto yang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih menjabat sebagai orang nomor satu di organisasi wushu Tanah Air.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan kembali yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia masa bakti 2026-2030. Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang hanya dapat saya jalankan dengan dukungan bersama. Jadi kolektif, kolegial, dengan seluruh pengda-pengda, karena sumber atlet kita semuanya dari pengda.  Pusat tidak menghasilkan atlet, tetapi yang menghasilkan adalah pengda-pengda,” kata Airlangga dalam sambutannya setelah terpilih kembali dan kemudian menutup Munas yang diikuti 33 Pengda Wushu di seluruh Indonesia itu.

Menurut Airlangga, selama ini program kepengurusan hanya dapat berjalan dengan dukungan, kerjasama, dan sinergi seluruh keluarga besar Wushu Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Selama dua periode kepemimpinan sebelumnya, berbagai capaian berhasil diraih bersama dan prestasi wushu Indonesia di tingkat regional dan internasional  terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan.

“Keberhasilan tersebut adalah hasil kerja keras para atlet, pelatih, pengurus, seluruh pemangku kepentingan  dan memiliki komitmen kuat untuk membangun wushu dan tidak lepas dari dukungan pemerintah. Karena pemerintah, Pak Presiden Prabowo memberikan hadiah yang luar biasa.  Satu medali emas, satu miliar rupiah. Luar biasa,” ujarnya.

Ke depan, kata Airlangga, tantangan yang dihadapi tentu semakin kompleks.  Oleh karena itu, sistem pembinaan prestasi perlu terus dilanjutkan  dengan kualitas sumber daya manusia, memperluas pembinaan atlet usia dini,  serta memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan dan akuntabel.

“Selain itu juga kita memperluas pengembangan wushu sebagai olahraga prestasi  sekaligus olahraga budaya yang dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Saya berharap hasil-hasil keputusan Munas menjadi landasan yang strategis  untuk menyusun program kerja organisasi ke depan dan seluruh keputusan yang telah disepakati hendaknya dapat dilaksanakan  secara konsisten oleh PB dan juga oleh seluruh Pengda  dan dengan penuh tanggung jawab untuk kemajuan Wushu Indonesia,” tegasnya. 

Airlangga mengajak seluruh pengurus, pelatih dan atlet dan seluruh insan Wushu Indonesia untuk menjaga solidaritas organisasi, memperkuat persatuan dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat. Dia yakin Wushu Indonesia dapat terus mempertahankan tradisi prestasi  serta meningkatkan kontribusi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat internasional.

WartaPKU Bersama Ngatino.
Bersama Ngatino.

Emas Asian Games dan Olimpiade

Airlangga menegaskan komitmennya untuk terus memajukan prestasi olahraga wushu Indonesia, khususnya dengan menyiapkan roadmap menuju Olimpiade 2032. Dia menyampaikan bahwa fokus utama ke depan adalah pembinaan dan pelatihan atlet-atlet muda dan junior.

Hal ini menjadi penting mengingat Indonesia baru saja kehilangan sejumlah atlet terbaik yang memasuki masa pensiun.“Artinya kita harus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada atlet-atlet muda dan junior. Atlet senior harus selalu dilapis oleh atlet junior. Karena itu, kami di PB WI tidak khawatir,” jelasnya.

Menurutnya, mempertahankan prestasi di puncak bukanlah hal yang mudah, terutama bagi atlet senior yang semakin bertambah usia. Oleh karena itu, PB WI terus memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk tampil dan berprestasi di berbagai ajang.

Terkait persiapan menghadapi Asian Games Nagoya 2026, Airlangga memastikan PB WI telah menyusun strategi melalui plug list atlet. Ia berharap prestasi Indonesia di ajang tersebut dapat terus dipertahankan.

“Asian Games Nagoya 2026 akan kita persiapkan dengan matang. Mudah-mudahan prestasi bisa kita pertahankan,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan mengenai kesiapannya kembali memimpin organisasi olahraga yang dikenal penuh tantangan, Airlangga menegaskan bahwa keputusannya dilandasi amanat Munas.

“Karena ini amanat dari Munas, ya kita siap terus demi Indonesia Raya, baik di single event maupun multi event,” tegasnya.

Pada periode ketiganya ini, Airlangga juga membagikan kesan mendalam selama memimpin PB WI. Ia menilai atlet-atlet muda Indonesia memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi prestasi maupun disiplin.

“Anak-anak muda kita hebat-hebat. Prestasinya luar biasa, disiplinnya juga luar biasa. Kemampuan atlet wushu itu sekarang merata,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada awal kepemimpinannya, atlet PB WI mayoritas berasal dari Medan. Namun setelah diberikan kesempatan yang sama, kini banyak atlet berbakat bermunculan dari berbagai daerah di Indonesia. “Hal itu yang membuat saya terus maju, karena anak-anak muda di daerah itu rajin dan penuh semangat,” katanya.

Adapun target besar yang ingin diwujudkan pada periode ini adalah mempersiapkan atlet menuju Olimpide . Apalagi saat ini cabang olahraga tersebut sudah mulai dipertandingkan di ajang Youth Olympic Dakar, Senegar, November 2026. “Itu menjadi salah satu pertanda bahwa kita sedang menuju tahap berikutnya,” tutur Airlangga.

WartaPKU Saat menyaksikan Sekjen KONI P
Saat menyaksikan Sekjen KONI Pusat Ade Lukman membuka Munas VIII Wushu Indonesia.

Deretan Prestasi

Sejak PB WI dipimpin Airlangga Hartarto banyak prestasi yang terukir baik di single event maupun multi event internasional. Pada periode pertama 2018-2022, Timnas Wushu Indonesia sukses meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu pada Asian Games Jakarta 2018.

Kesuksesan ini dilanjutkan pada periode kedua 2022-2026 dimana Indonesia  kembali menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perak pada Asian Games Hangzhou 2022.

Prestasi gemilang berlanjut pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023 dengan raihan 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara umum.

Prestasi ini mengulang sukses yang pernah diraih pada 12 tahun lalu. Saat itu, SEA Games 2011 Jakarta-Palembang, Timnas Wushu Indonesia menjadi juara umum dengan meraih 8 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Tidak hanya itu saja, cabang olahraga wushu juga mencatat sejarah dengan menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak pada kejuaraan The FISU World University Games 2021 Chengdu yang dihelat tahun 2023. Ini merupakan perolehan medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia sejak ikut pada pesta olahraga antarmahasiswa se-dunia tersebut.

Prestasi wushu semakin lengkap tatkala Timnas Indonesia mempertahankan gelar juara umum dengan mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu pada SEA Games ke-33 Thailand. Kesuksesan Timnas Wushu Indonesia menjadi pengumpul medali terbanyak pada dua edisi pelaksanaan pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara tersebut bukan hanya di nomor Taolu tetapi juga Sanda. ***

wwwwww