Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
24 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
2
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
3
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
4
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
4 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Kampus

KAHMI Minta Kapolda Kaltara Usut Tuntas Dugaan Penyiraman BBM terhadap Demonstran HMI

KAHMI Minta Kapolda Kaltara Usut Tuntas Dugaan Penyiraman BBM terhadap Demonstran HMI
Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Rifqinizamy Karsayuda.. (Ist)
Jum'at, 18 Juli 2025 11:46 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mendesak Kapolda Kalimantan Utara untuk mengusut tuntas dugaan penyiraman bahan bakar minyak (BBM) terhadap massa HMI saat menggelar demonstrasi di depan Mapolda Kaltara, Kamis (17/7/2025).

Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa ditoleransi. Ia meminta agar penegakan hukum dilakukan secara serius dan adil.

“Saya meminta aparat penegak hukum, terutama Kapolda Kaltara, untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara serius terkait dugaan penyiraman BBM ke tubuh adik-adik HMI,” tegas Rifqi.

Ia juga mengimbau keluarga besar HMI, khususnya di Kalimantan Utara, agar tidak bereaksi berlebihan, serta menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran.

“Mari jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar aksi demonstrasi dan penyampaian pendapat bisa dilakukan dengan lebih santun dan bermartabat, sesuai tradisi kita sebagai insan intelektual dan akademis,” pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Kampus, Cendekia, Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww