Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Trio Lifter Indonesia Untuk Olimpiade Tak Punya Problem Psikologis Kata CdM Anindya

Trio Lifter Indonesia Untuk Olimpiade Tak Punya Problem Psikologis Kata CdM Anindya
Eko Yuli Irawan saat melakukan latihan. (Gonews.co Group)
Jum'at, 14 Juni 2024 23:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Trio lifter angkat besi Indonesia yakni Eko Yuli Irawan, Ryzki Juniansyah dan lifter putri Nurul Akmal yang akan tampil di Olimpiade 2024 Paris tidak memiliki problem psikologis.

Hal itu diungkapkan Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Anindya Novyan Bakrie setelah mendapatkan informasi dari PB PABSI saat mengunjungi pelatnas angkat besi di Jln Kwini, Jakata Pusat, Jumat (14/6/2024).

"Saya menggarisbawahi pentingnya psikologis. Teman-teman [atlet] ini tadi saya tanyakan [ke federasi] psikologinya sudah baik sehingga harus dijaga," kata Anindya.

Di Olimpiade 2024 Paris, Ryzki Juniansyah akan tampil di kelas 73 kg, Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg, dan Nurul Akmal di kelas +81 kg putri. Saat ini, mereka terus menjalani latihan ekstra setiap hari sebelum bertolak ke Paris pada 21 Juli 2024 nanti.

Untuk menunjang prestasi atlet, kata Anindya, pihaknya akan terus memberikan dukungan logistik dan infrastruktur serta selalu berkoordinasi dengan federasi selama persiapan atlet berlangsung.

"Saya sudah bicara juga dengan Ketua Umum PABSI dan tadi disampaikan bahwa pentingnya pelatih dan masseur (pemijat) untuk mendampingi atlet di sana," kata dia.

Olimpiade Paris akan berlangsung dari 26 Juli-11 Agustus nanti. Adapun cabang olahraga (cabor) angkat besi mulai dilombakan dari tanggal 7 sampai dengan 11 Agustus nanti.

Angkat besi akan menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan untuk menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih. Dalam sejarah Olimpiade, cabor ini sudah menyumbang tujuh medali perak dan delapan medali perunggu pada enam pelaksanaan Olimpiade. ***

wwwwww