Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Boy Pohan Kembali Terpilih Jadi Wasit/Juri Tinju di Olimpiade 2024 Paris

Boy Pohan Kembali Terpilih Jadi Wasit/Juri Tinju di Olimpiade 2024 Paris
Boy Pohan saay memimpin pertandingan di babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris. (Ist)
Sabtu, 15 Juni 2024 13:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Muhammad Arisa Putra Pohan yang akrab disapa Boy Pohon kembali terpiih menjadi wasit/juri cabang olahraga tinju di Olimpiade 2024 Paris. Boy yang tercatat sebagai wasit/juri pertama Indonesia di Olimpiade itu sebelumnya bertugas di Olimpiade 2020 Tokyo.

Kepastian Boy bertugas di Olimpiade 2024 Paris tersebut melalui surat yang ditandatangani Alex McLin dari Paris Boxing Unit (PBU). Dalam surat tertanggal 13 Juni 2024 disebutkan keahlian dan profesionalisme Boy sangat berharga bagi kesuksesan Olimpiade 2024 Paris.

Dalam surat itu, Boy diminta tiba di Paris pada 24 Juli 2024. Kemudian, dia harus menghadapi International Technical Officials (ITO) pada 25 Juli 2024. Pertandingan cabang olahraga tinju sendiri akan digelar 27 Juli hingga 10 Agustus 2024.

"Tidak gampang menjadi ITO karena harus melalui kualifikasi juga. Makanya, saya senang bisa kembali bertugas untuk menjalankan misi Paris Boxing Unit yang ingin penilaian tinju dilakukan secara fair sesuai misi IOC," kata Boy Pohan yang menyandang prediket wasit bintang 3 saat dihubungi Sabtu (15/6/2024).

"Dan, saya akan berusaha menjalankan tugas sebaik mungkin dalam rangka menjaga nama baik bangsa dan negara seperti saat memimpin di Olimpiade 2020 Tokyo," tambahnya.

Sebelum terpilih menjadi wasit/juri di Olimpiade 2024 Paris, Boy menjalankan tugas pada The ASBC Asian U 22 and Youth Boxing Championship 2024 Astana dan World Qualification Tournament 2024 Bangkok.

"Saya memimpin masing-masing 3 partai final di dua turnamen yang menjadi seleksi untuk wasit/juri yang bertugas di Olimpiade 2024 Paris," jelasnya.

Di Olimpiade 2020 Tokyo, Boy yang mengikuti jejak ibunya sebagai wasit/juri tinju mendapat tugas pada 40 pertandingan sebagai juri dan 7 pertandingan sebagai wasit dari 276 partai mempertandingan 13 kelas.

Dari 7 pertandingan itu satu di antaranya sebagai wasit pada partai final kelas menengah (69-75kg) dimana petinju Brasil, Sousa Herbert meraih kemenangan KO atas petinju Ukraina, Khyzhnik Oleksandre.

"Setiap wasit yang bertugas di Olimpiade pasti ingin memimpin pertandingan final. Dan, itu semua saya sudah dapatkan di Olimpiade 2020 Tokyo. Di Paris nanti, saya ingin mengulanginya karena itu prestise," tutupnya.***

wwwwww