Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
21 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2023 Kamboja

Eko Yuli Bidik Asian Games 2023 Hangzhou dan Olimpiade 2024 Paris

Eko Yuli Bidik Asian Games 2023 Hangzhou dan Olimpiade 2024 Paris
Eko Yuli Irawan tetap berjaya di SEA Games 2023 Kamboja. (Foto: NOC Indonesia)
Minggu, 14 Mei 2023 12:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PHNOM PENH -  Lifter kebangaan Indonesia, Eko Yuli Irawan masih tetap menunjukkan kemampuannya di ajang SEA Games 2023 Kamboja. Eko, panggilan akrabnya, bukan hanya menyumbangkan medali emas tetapi juga memecahkan rekor untuk angkatan Clean and Jerk.

Pada perlombaan yang digelar di National Olympic, Sabtu (13/5/2023), Eko yang turun di kelas 61 kg berhasil mengangkat 133kg Snatch dan 170kg Clean and Jerk. Khusus clean and jerk, Eko sekaligus membuat rekor baru di SEA Games.

Catatan itu membuatnya menggeser wakil Vietnam yang sebelumnya memegang rekor angkatan clean and jerk, 169 kg atas nama Thạch Kim Tuấn di SEA Games.

“Alhamdulillah bisa pecah rekor di clean and jerknya, ada di 170 kg. Rasanya yang pasti perjuangannya berat banget di SEA Games ini. Tapi bisa dapat medali emas itu target utama, masalah rekor tidak kepikiran,” kata Eko.

“Tapi pas diangkat 170kg dan itu masih memungkinkan emas dan bisa pecah rekor ya bersyukur,” imbuhnya.

Eko menjelaskan untuk bisa mengangkat 170 kg di clean and jerk cukup berisiko. Terlebih pasca-SEA Games 2023 Kamboja, masih ada Asian Games, kualifikasi Olimpiade sampai ke Olimpiade Paris 2024 yang jadi targetnya.

“Medali emas ini saya persembahkan untuk istri, anak, orang tua, keluarga, saudara dan masyarakat Indonesia tentunya. Karena dukungan luar biasa buat saya selama ini dan alhamdulillah bisa tercapai. Medali emasnya untuk kita semua,” ungkap Eko.

“Yang pasti ini buat evaluasi juga sebelum ke Olimpiade dan kualifikasi Olimpiade. Mudah-mudahan kejuaraan ke depan semakin meningkat lagi angkatannya. Dan penampilan saya bisa semakin matang di Asian Games dan Olimpik nanti,” tutup Eko.

Capaian Eko Yuli kali ini menambah koleksi medali emasnya di SEA Games menjadi tujuh. Hal itu juga sekaligus membuatnya masih mendominasi prestasi angkat besi di Asia Tenggara.

Medali emas SEA Games sebelumnya pernah diraih Eko di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima, 2009 Vientiane, 2011 Jakarta-Palembang, 2013 Naypyidaw, 2019 Filipina dan 2021 Vietnam. ***

wwwwww