Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
58 menit yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Cendekia

Terbongkar! Praktik Prostitusi di Klaten, Modus Warung Soto dan Wedangan

Terbongkar! Praktik Prostitusi di Klaten, Modus Warung Soto dan Wedangan
Sejumlah personel Satpol PP dan Damkar Klaten saat melakukan razia di rumah yang diduga dijadikan sebagai tempat pratek prostitusi di Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.(Dok. SatpolPP)
Jum'at, 12 Mei 2023 23:46 WIB

KLATEN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap praktik prostitusi yang bermodus warung soto dan wedangan di Kecamatan Delanggu.

Dari hasil pengungkapan ini diketahui bahwa tarif yang ditawarkan cukup rendah, hanya Rp70 ribu. Dengan Rp15 ribu untuk sewa kamar dan sisanya untuk jasa PSK.

Praktik prostitusi ini beroperasi cukup lama dan berhasil digerebek setelah ramai seorang kakek pelanggan diduga meninggal di lokasi tersebut karena mengonsumsi obat kuat.

Menurut Subkoordinator Bidang Penindakan, Satpol PP dan Damkar Klaten, Sulamto, praktik prostitusi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan cukup meresahkan masyarakat sekitar.

"Kita menggelar razia Senin (8/5/2023) kemarin. Awalnya ada aduan masyarakat dan adanya kakek yang meninggal di lokasi itu," ujar Subkoordinator Bidang Penindakan, Satpol PP dan Damkar Klaten, Sulamto, pada wartawan, Jumat (12/5/2023).

"Kami menerima informasi dari masyarakat tentang adanya praktik prostitusi yang beroperasi di warung soto dan wedangan. Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata informasi tersebut benar adanya," ujarnya.

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten menemukan tiga kamar yang disediakan oleh pemilik warung untuk praktik prostitusi. Dua orang perempuan yang menjadi pelacur dan merupakan warga sekitar Desa Gatak yang berusia sekitar 45-50 tahun turut diamankan.

Sulamto mengatakan bahwa Satpol PP akan terus mengawasi dan menindak tegas praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Klaten. "Kami tidak akan pernah membiarkan praktik prostitusi meresahkan masyarakat. Kami akan terus mengawasi dan menindak tegas pelaku prostitusi serta pemilik tempat yang memfasilitasi praktik tersebut," tegasnya.

Pihak Satpol PP juga meminta masyarakat untuk turut membantu memberikan informasi tentang adanya praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Klaten.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk turut memberikan informasi kepada Satpol PP jika mengetahui adanya praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Klaten. Dengan bantuan informasi dari masyarakat, kita dapat lebih mudah menindak pelaku prostitusi dan pemilik tempat," tutup Sulamto.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww