Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
18 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Rumbai Timur

Pemprov Sumbar Bantu Solok Selatan Bina Desa Wisata Agro

Pemprov Sumbar Bantu Solok Selatan Bina Desa Wisata Agro
Bupati Solok Selatan Khairunas menerima SK kawasan geologi dari kementerian ESDM dari Kepala Bidang Deatinasi dan Industri Wisata Dinas Pariwisata Sumbar Doni Hendra saat FGD pembuatan masterplan geopark Solok Selatan, di Padang Aro, Jumat. (antara/erik)
Jum'at, 27 Mei 2022 18:13 WIB
PADANG ARO - Dinas Pariwisata Sumatera Barat membantu Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengembangkan desa wisata agro yaitu Lubuk Gadang Utara dengan durian dan manggis di Ranah Pantai Cermin.

"Bantuan yang diberikan berupa pembinaan bagaimana penerapan informasi teknologi, promosi, branding sehingga menarik dari segi wisatanya," kata Kepala Bidang Destinasi dan Industri Wisata Dinas Pariwisata Sumbar Doni Hendra, di Padang Aro, Jumat (27/5/2022).

Dia mengatakan, yang dibina tersebut karena durian dan manggis tersebut memberikan efek ekonomi kepada masyarakat sekitar.

Jadi yang selama ini manggis dan durian hanya konsumsi katanya, kedepannya bisa dinikmati untuk kunjungan wisata.

Terkait desa wisata katanya, Solok Selatan sudah ikut dengan seribu rumah gadang tetapi masuk 300 besar nasional.

"Tahun depan Solok Selatan bisa berpartisipasi kembali dan harus dibenahi apa kekurangannya sehingga bisa lebih baik lagi secara Nasional," katanya.

Selain itu katanya, dengan seribu rumah gadang yang pernah meraih penghargaan perkampungan adat terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia (API) juga bisa ditonjolkan pada pengajuan desa wisata.

Tapi sekarang katanya, bagaimana membranding penghargaan tersebut tetapi yang penting mempersiapkan SDM, keramah tamahan dan kebersihannya apakah sudah terjaga.

"Semua itu perlu dipersiapkan sebab kalau orang datang berkunjung dan kecewa maka itu akan menghancurkan pariwisata," ujarnya.

Dia menyebutkan, keuntungan desa wisata yaitu apabila sudah masuk 50 besar maka promosi brandingnya langsung menteri pariwisata yang datang.

Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan, pengembangan pariwisata harus bisa menggerakkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada sehingga berdampak ekonomi pada masyarakat.

Dia mengatakan, sekarang Solok Selatan fokus untuk mengembangkan tiga destinasi yaitu goa batu kapal, hot water boom dan seribu rumah gadang.

"Titik destinasi wisata di Solok Selatan lebih dari 20, tetapi fokus kami sekarang tiga dulu sebab kemampuan APBD tidak memadai kalau semua dikembangkan sekaligus," ujarnya.

Saat ini katanya, Solok Selatan terkendala akses dari Ibukota Provinsi menuju Kabupaten itu dimana jalannya masih banyak yang rusak. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Balai Kota, Binawidya, Rumbai Timur
wwwwww