Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
13 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
13 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
43 menit yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games 2021 Vietnam, 12-23 Mei 2022

Pecatur Putri Indonesia Hampir Pasti Raih Emas Catur Klasik

Pecatur Putri Indonesia Hampir Pasti Raih Emas Catur Klasik
Dewi AA Citra hampir dipastikan raih emas catur klasik SEA Games 2021 Vietnam. (Foto: PB Percasi)
Minggu, 15 Mei 2022 00:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
QUANG NINGH - Pecatur putri Indonesia hampir pasti meraih medali emas dan perak nomor catur klasik pada SEA Games ke-31 yg berlangsung di Gedung Quang Ninh Exhibition Center, Halong City, Quang Ningh, Vietnam.

Kepastian itu diperoleh pertandingan babak ke-7 dan ke-8 yang dimainkan Sabtu (14/5/2022). WIM Dewi AA Citra menaklukkan lawan-lawannya WGM Gong Qianyun (Singapura) dan WIM Jan Jodilyn Fronda (Philipina) sehingga Citra memimpin klasemen sementara sendirian dengan 6,5 poin.

Kemudian, IM Irene Kharisma Sukandar yang merebut 1,5 angka menang atas WCM Araya Prommuang (Thailanda) dan remis dengan WGM Hoang Thi Bao Tram (VIE) berada di posisi kedua dan tiga bersama Tram dg 6 poin.

Tiga pecatur ini akan saling membagi medali karena peringkat empatnya tertinggal satu setengah angka. Citra hanya butuh hasil remis untuk memastikan medali emasnya karena tie-break pertama head to head, ia menang dari Irene dan Tram.

Lawan Citra pada babak terakhir adalah WGM Janelle Mae Frayna (Philipina) yang sudah tidak ada peluang medali. Sedangkan lawan Irene adalah juru kunci saat ini WIM Azhar Puteri Munajjah Az-Zajraa (MAS)

Sementara harapan pecatur putra Indonesia IM Mohamad Ervan untuk merebut medali tergantung pada hasil babak terakhir melawan GM Tran Tuan Minh (Philipina). Karena, pada babak 7 dan 8 hanya berhasil meraih 1,5 poin dari hasil remis melawan IM Daniel Quizon (Philipina) dan menang atas IM Nay Oo Kyaw Tun (MYR).

Kini, posisi Ervan dalam klasemen sementara turun ke urutan 3 sebab saingan utamanya, GM Nguyen Ngoc Truong Son (Vietnam) dan IM Yeoh Li Tian (Malaysia) menang dua kali sehingga poin mereka sama 6 poin tapi pada tie-break ketiga berupa Sokoff Ervan tertinggal 0,5 poin dari Son dan Yeoh. ***

wwwwww