Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
21 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Home  /  Berita  /  Riau

Pasca 4 Wisatawan Meninggal, Pokdarwis di Pasaman Barat Perlu Bentuk Tim Penyelamat

Pasca 4 Wisatawan Meninggal, Pokdarwis di Pasaman Barat Perlu Bentuk Tim Penyelamat
Ilustrasi (net)
Rabu, 04 Mei 2022 19:50 WIB
SIMPANG EMPAT – Meninggalkannya empat wisatawan di dua objek wisata di Pasaman Barat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama Pokdarwis Saat ini, mendesak dibentuknya tim penyelamat di tempat wisata mengingat Pasaman Barat memiliki banyak destinasi air.

"Kita berharap setiap kelompok atau panitia yang mengadakan kegiatan wisata khususnya wisata air yang termasuk beresiko agar dibentuk semacam tim keselamatan dari pemuda atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat," kata Kepala Markas PMI Pasaman Barat Rida Warsa di Simpang Empat, Rabu (4/5/2022).

Ia mengatakan saat ini Pasaman Barat banyak memiliki wisata berbasis air seperti pantai, air terjun, bendungan bahkan waterboom.

Untuk itu, katanya sangat diperlukan pembentukan tim keselamatan di setiap Pokdarwis yang ada dari pemuda atau warga setempat.

"Kita dari PMI siap memberikan bersedia memberikan ilmu pertolongan pertama dan dari Basarnas (ilmu Water Rescue) siap juga untuk melatih mereka secara gratis," katanya.

Ia menilai dengan adanya kejadian ada empat orang wisatawan yang meninggal dunia pada Selasa (3/5) kemarin maka adanya tim keselamatan harus menjadi perhatian kedepannya.

"Jika disetiap Pokdarwis ada tim keselamatan yang telah memperoleh bekal atau ilmu pertolongan maka kita bisa meminimalisir kecelakaan yang ada," sebutnya.

Pada Selasa (3/5), empat orang pengunjung pada dua objek wisata ditemukan meninggal dunia.

Ia mengatakan tiga orang korban itu ditemukan di objek wisata Pantai Sikabau Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka adalah pria inisial F (42), seorang mahasiswa inisial TY (28) dan seorang petani A (52).

Sementara itu satu orang pelajar ditemukan meninggal dunia di objek wisata Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang inisial RH (16).

Keempat pengunjung diduga pergi liburan ke dua lokasi objek wisata itu pada Selasa (3/5) siang.

Diduga saat itu pengunjung ramai mandi-mandi dan diduga korban hanyut atau tenggelam sehingga berkemungkinan kram atau korban tidak bisa berenang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Riau
wwwwww