Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
5
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pengeras Suara Mushala Mengarah ke Rumah Warga, Masyarakat Tampan Pekanbaru Nyaris Bentrok

Pengeras Suara Mushala Mengarah ke Rumah Warga, Masyarakat Tampan Pekanbaru Nyaris Bentrok
Tampak kerumunan warga yang ribut karena pengeras suara mushala. (foto: istimewa)
Kamis, 17 Maret 2022 15:14 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU – Persoalan suara toa di Mushala, warga di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau bentrok. Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (16/3/2022), sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Bayu Ramadhan Effendi, mengatakan, keributan antar warga itu terjadi karena toa di Musala Nurul Yakin, yang mengarah ke rumah salah satu warga.

“Jadi ada seorang warga berinisial R komplain karena pengeras suara mushala yang ada disana mengarah ke rumahnya,” kata Iptu Bayu, Kamis (17/3/2022).

Kemudian warga berinisial R itu juga mengeluhkan pengeras suara yang mengakibatkan anaknya yang masih balita dan sakit menjadi rewel.

"Dia ngomong kepada pengurus mushala kalau boleh arahnya jangan ke rumahnya karena anaknya suka rewel," lanjutnya.

Ternyata, komplain R ke pengurus mushala serta RT setempat tidak membuahkan hasil. Justru terjadi bentrokan antar warga di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan.

Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Payung Sekaki yang kebetulan sedang melakukan patroli yustisi melihat keributan antar warga itu bisa cepat melerai.

“Kita segera mendamaikan warga yang ribut, dan membawa mereka semua untuk di mediasi di Polsek Payung Sekaki,” tutupnya. ***

wwwwww