Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Resmi Jabat Menteri Investasi Pertama, Bahlil Bicara Penciptaan Lapangan Kerja

Resmi Jabat Menteri Investasi Pertama, Bahlil Bicara Penciptaan Lapangan Kerja
Bahlil Lahadalia usai pelantikannya sebagai Menteri Investasi Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Rabu, 28 April 2021 17:02 WIB
JAKARTA - Indonesia resmi memiliki Kementerian Investasi. Menteri Investasi pertama dijabat oleh mantan Kepala BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), Bahlil Lahadalia.

Usai pelantikannya sebagai Menteri Investasi Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021), Bahlil mengatakan, diantara hal pertama yang menjadi fokus kerjanya sebagai menteri yakni penciptaan lapangan kerja melalui suksesi investasi.

"Arahan Bapak Presiden kepada kami, kalau kita menahan izin orang atau investor, itu sama dengan menahan pertumbuhan ekonomi nasional, sama juga dengan menahan lapangan pekerjaan," kata Bahlil sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari video Setpres.

Kata Bahlil, pemerataan pertumbuhan investasi antara Jawa dan luar Jawa juga menjadi perhatian. Pemerataan investasi juga berujung pada pemerataan penciptaan lapangan kerja, termasuk memperhatikan tumbuh kembang UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) secara merata di seluruh Indonesia.

"Saya pikir sebagai awal, hal-hal tersebut yang akan kami lakukan. Bahwa penciptaan lapangan pekerjaan adalah satu tugas yang sangat berat karena kita tahu pertumbuhan ekonomi nasional kita itu 60 persen dari konsumsi dan 30 persen dari sektor investasi. Ini menjadi penting karena ada 16 juta orang yang harus kita siapkan lapangan pekerjaannya karena itu saya pikir investasi adalah pintu masuknya," kata Bahlil.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota, Pasar & Niaga
wwwwww