Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
5
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Cendekia
Nasional

Terduga Penyerang Novel Baswedan, Ini Pekerjaan AL

Terduga Penyerang Novel Baswedan, Ini Pekerjaan AL
Novel Baswedan pasca disiram air keras. (dok)
Kamis, 11 Mei 2017 15:55 WIB
JAKARTA Polisi telah seorang pria berinisial AL, yang diduga pelaku penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, AL bekerja sebagai sekuriti di salah satu tempat spa di Jakarta.

''Beliau adalah sekuriti di sebuah spa di Jakarta,'' ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/5/2017).

Argo menyatakan profesi AL juga jadi salah satu titik mulai penyelidikan polisi yang kini tengah mendalami alibi AL.

''Jadwalnya kerja, berangkat jam 15.00 pulang jam 00.00. Kalau masuk 17.00 kembali setelah tamu semua pulang," jelasnya.

Setyo Wasisto mengungkapkan, pihaknya masih mendalami kemungkinan Novel Baswedan pernah bertemu dengan AL.

''Masih pendalaman. Yang jelas sudah dijelaskan bahwa tim mendapatkan foto dari Novel,'' kata Setyo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Ia menyebut Novel terkesan yakin jika AL adalah salah satu pelaku penyerangan terhadapnya. Meski demikian, pihak kepolisian masih menghormati asas praduga tak bersalah.

''Ya dia (Novel) kalau berikan foto itu berati dia mengingat atau melihat sehingga diberikan ke tim. Yang penting asas praduga tak besalah. Itu tetap kami hargai hak seseorang sebelum dia terbukti melakukan perbuatan itu,'' jelasnya.

Alibi AL

AL mengaku tidak berada di lokasi kejadian karena tengah berada di tempatnya bekerja. Ia mengaku paling tidak ada orang yang bisa membenarkan alibinya itu.

''Dia mengaku saat kerja, berangkat diantar sodaranya ke Stasiun Pasar Minggu. Turun di Sawah Besar dan jalan kaki ke kantor. Saat pulang juga AL diantar rekan kerjanya ke stasiun,'' beber Setyo.

Diberitakan sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan info penangkapan seorang terduga pelaku penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan.

''Penangkapan kabar tersangka kasus novel Baswedan berawal saat beberapa hari lalu tim dari Polda Metro dan Bareskrim ke Singapur menemui sauara Novel Baswean. Dari sana mendapatkan keterangan ada satu orang yang dicurigai,'' katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5/2017).

Dari informasi itu Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mencari orang yang ada dalam informasi dari Novel itu. Akhirnya seorang berinisial AL berhasil diamankan di Jakarta.

Diketahui, Novel Baswedan disiram pakai air keras oleh orang tidak dikenal. Saat itu, Novel sedang berjalan menuju rumahnya usai menunaikan ibadah Salat Subuh, Selasa 11 April 2017 di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia, Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww