Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
10 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Trimedya: Catat, Vonis Jessica Jadi Pertaruhan Reputasi Tito

Trimedya: Catat, Vonis Jessica Jadi Pertaruhan Reputasi Tito
Kamis, 27 Oktober 2016 17:15 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menilai vonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) atas Jessica Kumala Wongso yang akan dibacakan hari ini bukan semata-mata persoalan benar dan salah.

Dalam pengamatan Trimedya, vonis itu juga menjadi pertaruhan bagi kredibilitas Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sebab, Tito pernah bersentuhan dengan kasus itu ketika menjabat Kapolda Metro Jaya.

"Ini soal reputasi Mas Tito, kan beliau dulu kapolda. Dirkrimumnya (Direktur Reserse Kriminal Umum, red) Krishna Murti," kata Trimedya, Kamis (27/10).

Politikus PDI PErjuangan itu menegaskan, Tito jelas punya korelasi dengan kasus Jessica yang kini didakwa membunuh Wayan Mirna Salihin. Sebab, Tito saat menjadi Kapolda Metro Jaya jelas bertanggung jawab atas proses penyelidikan dan penyidikan kasus itu.

"Kan semua kasus penanggung jawab utama kapolda, terutama yang menarik perhatian. Itu kalau nggak mereka yakin dasar hukumnya, dua alat bukti, ya mereka kan tidak akan berani (naik penyidikan)," jelas Trimedya.

Namun demikian, politikus asal Sumatera Utara ini meyakini profesionalitas Tito termasuk saat memimpin Polda Metro Jaya. Sebab, Trimedya mengenal mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme itu sebagai sosok polisi profesional.

"Saya yakin lah, orang banyak kenal Mas Tito, beliau cukup hati-hati dalam menangani sebuah perkara. Ini soal profesionalisme polisi. Tapi kalau kita ikuti ini, saya yakin (divonis bersalah)," pungkasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:JPNN
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww