Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
10 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kemenpora Maksimalkan Kinerja PB PABBSI Lewat Kejurnas Satria Remaja

Kemenpora Maksimalkan Kinerja PB PABBSI Lewat Kejurnas Satria Remaja
Azhari/GoNews.co.
Kamis, 27 Oktober 2016 17:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kejuaraan Nasional Angkat Besi Terbuka Satria Remaja II di Gelanggang Olahraga dan Kesenian Cibinong, 27-29 Oktober 2016 yang digelar Kemenpora bekerja sama dengan PB PABSI merupakan desain program pembinaan angkat besi jangka panjang (longterm development).

Tujuannya, untuk mencetak lifter-lifter andalan yang mampu mempertahankan prestasi angkat besi yang rutin menyumbang medali pada ajang Olimpiade dan event internasional.

"Kejurnas Satria Remaja merupakan desain program pembinaan jangka panjang dengan memaksimalkan fungsi PB PABBSI untuk melakukan pembenahan dalam program pembinaan di klub-klub dan daerah-daerah," kata Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora, Washinton Galingging usai membuka Kejurnas Angkat Besi Terbuka Satria Remaja yang diikuti 170 lifter, Kamis (27/10/2016).

Menurut Washinton, Kejurnas Satria Remaja bukan hanya sebagai wadah untuk melihat sejauh mana perkembangan pembinaan yang dilakukan klub-klub dan pengprov PABBSI. Namun, keberadaan kejurnas yang digelar dua kali setahun itu dijadikan ajang evaluasi kinerja para pelatih angkat besi oleh Tim yang dibentuk PB PABBSI atas permintaan Kemenpora.

"Kejurnas Satria Remaja dilahirkan setelah ada Tim bentukan PB PABBSI yang akan mengevaluasi kinerja pelatih angkat besi di berbagai daerah. Tim juga ditugaskan untuk meningkatkan kualitas para pelatih angkat besi di daerah melalui program penataran pelatih. Istilahnya pengurus PB PABBSI "dipaksa" turun ke bawah dan tidak hanya menunggu hasil saja," kata Washinton.

Nara sumber Angkat Besi, Alamsyah Wijaya memuji terobosan yang dilakukan Kemenpora dengan menggelar Talent Identifikasi dan Kejurnas Satria Remaja. Makanya, PB PABSI melibatkan konsultan asal Afrika Selatan, Avenash Pandoo untuk mensukseskan program pembinaan jangka pabjang tersebut. "Avenash Pandoo memuji terobosan yang dilakukan Kemenpora. Bahkan, dia berjanji akan membuat program penataran pelatih dan membantu pelatih Indonesia yang ingin mengikuti program penataran tingkat internasional di luar negeri," katanya.

Lebih jauh, Washinton mengungkapkan, program yang sama juga akan dilakukan pada cabang olahraga Olimpiade lainnya. "Yang pasti program hanya bisa dijalankan bilamana ada tenaga ahli yang berkualitas. Selain angkat besi, atletik, bulutangkis, dan dayung sudah mulai berjalan," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww