Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
2 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Menuju Padang Smart City, Padang Akan Miliki 'Command Center'

Rabu, 26 Oktober 2016 16:46 WIB
PADANG - Tak lama lagi Padang akan memiliki "Command Center" atau biasa disebut ruang kontrol seluruh aplikasi. Ruang pantau dan kendali itu diharapkan dapat menjawab pelaksanaan Smart City di kota tersebut.

Selasa (25/10/2016), Reksis Technology memaparkan rencana "Padang Command Center" di depan Walikota Padang beserta sejumlah SKPD di lingkup kerjanya. Bertempat di Rumah Dinas Walikota Padang, tiga orang pentolan Reksis Technology melakukan presentasi.

Ahli IT Reksis Technology Haldi Zusrijan Panjaitan memaparkan bahwa hampir di setiap daerah kebingungan dengan program Smart City. Daerah-daerah kesulitan dimana memulai Smart City.

"Inti Smart City itu sebenarnya ada pada 'Command Center'," sebutnya.

Haldi menyebut, "Command Center" merupakan urat nadi pelaksanaan Smart City. Tanpa "Command Center", aplikasi yang ada tidak dapat digunakan.
Haldi menilai, jika Padang ingin mewujudkan Smart City diperlukan "Padang Command Center" yang mumpuni. Apalagi Padang berada di bibir pantai yang tentunya rawan bencana.

"Karena itu Padang butuh sistem monitoring kota," katanya.

Sementara, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menyebut bahwa pihaknya telah memiliki penerapan Informasi Teknologi (IT) untuk SKPD di Pemkot Padang. Menurutnya, saat ini sudah lebih 40 aplikasi yang dipunyai.

"Kita ingin semua aplikasi itu terintegrasikan," ujar Mahyeldi.

Walikota menyambut baik presentasi yang dilakukan Reksis Technology. Menurutnya, untuk IT memang butuh biaya besar. Dan Padang pun ikut terbantu setelah Reksis Technology membawa investor untuk penerapan "Padang Command Center".

"Secara bertahap pada 2017 nanti kita akan implementasikan ini," sebut walikota.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Corri Saidan menyebut bahwa Pemkot Padang telah menyiapkan SDM berbasis IT yang saat ini masih tersebar di masing-masing SKPD. Termasuk kesiapan anggaran.

"Keberadaan 'Padang Command Center' akan membantu memonitoring aplikasi IT. 2017 nanti aplikasi parsial akan bisa terhubung," sebutnya.

Dalam pertemuan itu nampak hadir sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemkot Padang. Diantaranya Asisten II Ekbang Kesra Evyet Nazmar, Kepala Dispenda Adib Alfikri, Kepala Dinas PU Fatriarman, Kepala Dishubkominfo Dedi Henidal, Kepala TRTB Afrizal BR dan lainnya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Balai Kota, Kulim
wwwwww