Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Rakor dengan Menpar Arief Yahya, Bupati dan Walikota di Sumbar Berebut Tawarkan Daerahnya Jadi Ikon Pariwisata Sumbar

Rakor dengan Menpar Arief Yahya, Bupati dan Walikota di Sumbar Berebut Tawarkan Daerahnya Jadi Ikon Pariwisata Sumbar
Menpar Arief Yahya ketika berbicara di depan peserta Rakor pariwisata di Sumbar. (Biro Humas Sumbar)
Jum'at, 13 Mei 2016 07:43 WIB

PADANG - Bupati dan walikota di Sumbar menyatakan kesiapan daerah membangun pariwisata sebagai salah satu prioritas unggulan. Untuk itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arief Yahya meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar segera menentukan satu destinasi wisata di wilayahnya yang layak dijadikan sebagai ikon sekaligus menjadi prioritas untuk dikembangkan.

Arief menjelaskan, jika sudah dilakukan penetapan dan diusulkan pada Kemenparekraf, maka pemerintah pusat akan memberikan sejumlah fasilitas untuk mendorong pengembangan wilayah dimaksud.

"Kita sudah tentukan 10 destinasi wisata yang akan kita jadikan Bali baru, yakni destinasi yang dikembangkan untuk mampu menyedot kunjungan wisata yang tinggi seperti Bali. Kalau Sumatera Barat juga ingin, harus dipilih 1 destinasi yang mungkin layak dijadikan ikon atau mungkin disiapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," ungkap Arief Yahya ketika memberikan arahan dalam rapat koordinasi pengembangan pariwisata Sumatera Barat di Padang, Kamis (12/05/2016).

Arief memaparkan, 10 destinasi wisata di Indonesia yang direncanakan dikembangkan menjadi Bali baru yakni Tanjung Kelayang, Danau Toba, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, Morotai. Sumatera Barat bisa menyusul, tentunya dengan mempersiapkan syaratnya.

"Fasilitas yang diberikan untuk pengembangan destinasi wisata diantaranya pembangunan infrastruktur hingga pengurangan pajak. Siapkan lahan 400 sampai 500 hektar, kami dari pusat juga akan dorong investor masuk ke situ," jelaanya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, Sumatera Barat pasti akan menyusul untuk mengusulkan satu destinasi wisata untuk dijadikan KEK. Saat ini sejumlah Kabupaten/Kota telah banyak mengusulkan pada Pemerintah Provinsi, dan mengaku telah menyediakan lahan. Untuk itu, akan dibentuk tim yang bertugas melihat kesiapan dan mengkaji, lokasi mana yang layak dijadikan KEK.

"Sudah banyak daerah yang mengusulkan. Pesisir Selatan dengan Mandeh sudah disiapkan lahan 400 hektar Bukik Ameh. Kepulauan Mentawai menyiapkan lahan di Siberut 300 hektar. Ada lagi Harau, Istano Basa Pagaruyung. Semua usulan kita terima, lalu diverifikasi dulu. Benar-benar siap tidak," terangnya. (***)

Editor:Calva
Kategori:Binawidya, GoNews Group, Pasar & Niaga
wwwwww