Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
23 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
5
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
6
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Zulkifli Hasan: Saya Tidak Setuju Kalau Hanya Rekor MURI, Harusnya Ini Rekor Dunia

Zulkifli Hasan: Saya Tidak Setuju Kalau Hanya Rekor MURI, Harusnya Ini Rekor Dunia
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan. (foto: Daniel/ GoNews Group)
Minggu, 24 April 2016 16:16 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menganggap persembahan tari Ratoeh Jaroe di TMII harusnya adalah pemecahan rekor dunia bukan hanya rekor MURI saja.

Menurutnya, aksi para srikandi-srikandi penerus bangsa ini bisa mendunia bukan hanya rekor Muri saja. Seharusnya panitia memecahkan rekor dunia dong, jangan Muri saja," sambut Zulkifli.

Menurutnya bangsa Indonesia akan lebih kompak dan maju, jika benar-benar mengikuti filosofi tarian ini. "Lihat saja mereka berbaris rapi, gerakanya juga kompak. Tidak mudah lho megikuti irama dan gerak yang sama. Saya juga tidak kebayang ini ribuan baju buatnya kapan bisa kompak dan mirip, meski warna-warni terlihat mirip dan menyatu. Harusnya bangsa ini ya seperti ini," tukasnya.

Keaneka ragaman busana para penari kata Zulkifli sudah melambangkan betapa sebenarnya Indonesia bisa lebih bersatu dengan keaneka ragaman tersebut. ***

wwwwww