Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
19 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
6 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
3 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Sekamar dengan Istri Orang hanya Pakai Sarung, Pria di Riau Dibacok Pakai Kapak

Sekamar dengan Istri Orang hanya Pakai Sarung, Pria di Riau Dibacok Pakai Kapak
Barang bukti kapak yang digunakan Eko untuk menganiaya Untung. (Istimewa)
Kamis, 30 Mei 2024 06:08 WIB
BENGKALIS - Seorang pria di Bengkalis, Riau, bernama Untung (36) ternyata tidak beruntung, dia nyaris tewas ditebas pakai kapak oleh Eko (36). Aksi itu terjadi setelah Eko memergoki Untung berduaan dengan istrinya di kamar.

Kapolres Bengkalis AKBP Bimo Anggoro mengatakan aksi itu terjadi, Senin (27/5) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu pelaku pulang ke rumahnya yang ada di Jalan Air Hitam, Kecamatan Pinggir.

"Awalnya keluarga korban dapat laporan kalau korban dianiaya dan telah dibawa dalam kondisi luka ke RS Duri. Itu karena penganiayaan," kata Bimo saat dimintai konfirmasi, Rabu (29/5/2024).

Keluarga yang tak terima lalu melaporkan penganiayaan itu ke polisi. Sebab, korban mengalami luka bacok di tangan kiri, luka robek di betis sebelah kanan, kepala, alis kiri, otot lengan kanan, perut bengkak dan memar.

"Penganiayaan terjadi karena korban berduaan di rumah terlapor bersama istri terlapor yang bernama Riska," kata Bimo.

Sementara itu Kapolsek Pinggir Kompol Darmawan mengatakan pembacokan dipicu karena pelaku memergoki korban bersama istrinya. Bahkan, hal itu terjadi dini hari dan korban ada di dalam kamar.

"Pada saat istrinya dari pelaku berduaan dengan korban ditemukan di rumahnya (pemicu pembacokan), dalam kamar. Yang pasti pelaku temukan istrinya dalam kamar rumahnya berduaan dengan korban dalam keadaan hanya menggunakan sarung," kata Kapolsek.

Hanya saja, polisi belum menerima laporan terkait dugaan korban berduaan dengan istri pelaku.

"Yang jelas kita menangani perkara terkait penganiayaannya. Bukan perkara lainnya, karena hal lainnya belum ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww