Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
18 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
4 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
1 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Mengharukan, Bocah Perempuan 3 Tahun Ditemukan Selamat dalam Pelukan Ayahnya yang Tewas di Bawah Reruntuhan Bangunan

Kamis, 13 Oktober 2016 01:34 WIB
ZHEIJANG - Bocah berusia tiga tahun ditemukan selamat dalam pelukan sang ayah yang tewas di bawah reruntuhan rumah susun empat lantai. Momen mengharukan itu terjadi di Wenzhou, Zhejiang, Tiongkok.

Insiden tersebut menewaskan 22 orang. Bocah bernama Wu Ningxi hanya menderita luka kecil dalam insiden tersebut.

"Anak itu dapat bertahan berkat kenyataan ayahnya menggunakan tubuh dan darahnya untuk menahan beban dan menyelamatkan jiwa putrinya," ujar salah satu petugas penyelamat kepada China Youth Daily.

Ayah Wu merupakan pekerja pabrik sepatu. Dia ditemukan di bawah pilar semen tebal.

Menjadi tameng hidup, sang ayah tewas dalam posisi memeluk putrinya yang berusia 3 tahun.

Tewas di Ruang Tamu

Keluarga ini tengah berada di ruang tamu saat bangunan tersebut runtuh. Jasad ibu Wu ditemukan tidak jauh dari jasad sang ayah.

Sejumlah foto menunjukkan upaya keras tim penyelamat memindahkan gadis cilik itu dari tumpukan semen dan batu bata.

Rambutnya terlihat lusuh saat mereka mengusung dia keluar dan secara hati-hati menempatkan di tandu.

Hanya 6 Orang Selamat

Berdasarkan hasil pencarian korban pada Selasa kemarin, pemerintah distrik Lucheng mengumumkan hanya ada enam orang yang selamat. Salah satunya adanya Wu.

Saat ini, penyebab runtuhnya perumahan tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, hujan lebat dan kualitas bangunan yang buruk menjadi penyebab.

Perumahan itu diisi oleh para warga yang sebagian besar adalah pekerja migran, termasuk orangtua Wu. Ratusan orang pindah dari pinggiran menuju kota dalam beberapa dekade terakhir untuk bekerja yang memicu Tiongkok mengalami ledakan ekonomi.

Banyak dari mereka menerima upah yang tidak sesuai. Alhasil, mereka hanya mampu membeli rumah sekadarnya.***

Editor:sanbas
Sumber:dream.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww