Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
17 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Alasan Keluarga, Kerim Palic Akhiri Kontrak dengan Madura United

Alasan Keluarga, Kerim Palic Akhiri Kontrak dengan Madura United
Gelandang Madura United FC, Kerim Palic mundur. (Ileague.id)
Rabu, 29 Juli 2026 21:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN -- Madura United FC kehilangan satu pemain asing, Kerim Palic. Gelandang impor itu memutuskan mengundurkan diri dan mengakhiri kontrak panjang, karena alasan keluarga.

Direktur Madura United, Annisa Zhafarina menerangkan, keputusan tersebut disampaikan Kerim secara langsung kepada manajemen setibanya di Madura.

"Kerim sebenarnya masih memiliki kontrak aktif dan berkomitmen untuk melanjutkannya bersama kami. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dan mengakhiri kontraknya karena alasan keluarga," kata Annisa. 

Berbeda dari biasanya, kali ini Kerim datang ke Madura tanpa keluarga. Biasanya dia selalu membawa keluarganya ke Pulau Garam. "Rasa rindu dan kekhawatiran mendalam terhadap keluarganya, terutama anaknya yang masih kecil membuatnya tidak fokus dan memilih mundur," jelas Annisa.

Nisa mengaku berat melepas Kerim karena perannya cukup penting di tim. Namun, manajemen Madura United tetap menghormati keputusan sang pemain.

"Kami berat hati karena peran dia sangat penting, tetapi ini tentang kemanusiaan dan kami respect atas keputusannya. Dia datang secara langsung dan pamit secara baik-baik," tegas Nisa.

Dengan mundurnya Kerim, Madura United kini memiliki satu slot pemain asing tambahan. Manajemen sedang mencari penggantinya untuk memperkuat skuat Laskar Sape Kerrap jelang Super League musim 2026/27, yang dijadwalkan bergulir September mendatang. ***

wwwwww