Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
18 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
21 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Kampus

Pakai Topi PSI dari Kaesang, Safari Politik Jokowi ke Lampung Diwarnai Demo

Pakai Topi PSI dari Kaesang, Safari Politik Jokowi ke Lampung Diwarnai Demo
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat tiba untuk menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). (foto: antara/ardiansyah)
Minggu, 28 Juni 2026 11:58 WIB

BANDARLAMPUNG - Momentum safari politik ke Provinsi Lampung yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) selama tiga hari mendapat sorotan luas. Agenda konsolidasi ini bertepatan dengan aksi protes dari massa Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML).

Mengawali perjalanan dari Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2026), Jokowi tampil mencolok. Ia memakai kemeja putih dipadukan topi logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pemberian dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

"Ya saya pakai saja. Baju dan topi ini dikirimkan oleh Mas Kaesang," terang Jokowi.

Motivasi Kader dan Relawan

Berbagai agenda padat telah menanti setibanya di wilayah tersebut, melibatkan relawan dan pengurus kepartaian.

"Rundown kegiatan sudah disusun, baik oleh relawan maupun PSI," sambungnya.

Dalam lawatan ini, ia turut didampingi Kaesang untuk memberi arahan langsung demi memperkuat struktur partai di daerah.

"Saya ingin memberikan semangat dan pesan kepada kader agar struktur organisasi PSI segera lengkap, sehingga bisa berkembang menjadi sebuah mesin politik yang besar," paparnya.

Tuntutan Massa Aksi

Sementara itu, suasana memanas terlihat di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). Emak-emak bergamis hitam dari FSML menolak tegas lawatan safari politik tersebut.

"Joko Widodo telah membuat Indonesia miskin semiskin-miskinnya. Joko Widodo telah membuat Indonesia hancur akhlaknya," ujar salah satu orator dalam video yang beredar, dikutip Minggu (27/6/2026).

Tuntutan agar isu lama diklarifikasi secara terbuka juga mewarnai jalannya unjuk rasa melalui bentangan alat peraga.

"Pak Jokowi jika Anda negarawan, tunjukkan ijazahmu agar tidak ada kegaduhan,” tulis salah satu spanduk.

Tak henti di situ, pihak orator juga mempertanyakan kemampuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tampuk pimpinan negara.

"Negara ini dipimpin oleh seseorang yang belum jelas kemampuannya untuk memimpin negara sebesar ini. Apakah sudah tidak ada lagi orang yang layak memimpin negeri ini?" tegasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kampus
wwwwww