Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
7 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jadi CdM Asian Games 2026, Todotua Fokus Pastikan Alat dan Dukungan Terbak

Jadi CdM Asian Games 2026, Todotua Fokus Pastikan Alat dan Dukungan Terbak
Raja Sapta Oktohari bersama CdM Asian Games 2026, Todotua Pasaribu (kiri).
Senin, 15 Juni 2026 15:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi memperkenalkan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Kotingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.

Perkenalan ini menjadi bagian dari strategi NOC Indonesia dalam memperkuat kepemimpinan kontingen nasional, sekaligus memastikan kesiapan atlet Indonesia menghadapi persaingan yang semakin kompetitif di level Asia.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa Asian Games 2026 merupakan momentum penting dalam peta jalan prestasi olahraga Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

“Chef de Mission bukan hanya bertugas saat pertandingan berlangsung, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan berjalan optimal. Kami membutuhkan sosok yang mampu mengorkestrasi kolaborasi lintas sektor, dan Todotua Pasaribu memiliki kapasitas tersebut,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

Sebagai CdM, Todotua akan memimpin koordinasi menyeluruh Kontingen Indonesia, mulai dari sinkronisasi persiapan cabang olahraga, penguatan layanan atlet, hingga memastikan kesiapan operasional kontingen selama penyelenggaraan Asian Games.

NOC Indonesia menargetkan peningkatan performa Tim Indonesia pada Asian Games 2026, baik dari sisi perolehan medali maupun posisi di klasemen akhir. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi cabang olahraga unggulan, penguatan cabang potensial, serta peningkatan kualitas partisipasi di cabang olahraga baru.

Todotua Pasaribu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM. Ia juga dikenal aktif dalam pengembangan ekosistem olahraga, khususnya bola basket, termasuk melalui pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo serta keterlibatannya di PERBASI.

Todo, sapaan karibnya, menyebut penunjukan tersebut sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Fokus utama kami adalah memastikan atlet mendapatkan dukungan terbaik, baik dari sisi persiapan maupun saat bertanding. Dengan dukungan yang tepat, saya yakin atlet Indonesia dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk bangsa,” kata Todotua.

Sejauh ini, proses persiapan sejumlah cabor menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih terus berjalan. Termasuk mengikuti fase kualifikasi, serta mengikuti berbagai kejuaraan internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan performa.

NOC Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan federasi nasional, pemerintah, serta mitra strategis guna memastikan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk pendanaan dan layanan kesiapan dan kesehatan atlet Tim Indonesia. Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan Olympic Council of Asia (OCA) dan panitia penyelenggara (Aichi Nagoya Asian Games Organizing Committee) di Jepang untuk memastikan kelancaran kebutuhan kontingen Indonesia, mulai dari akreditasi hingga fasilitas di perkampungan atlet.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan profesional, NOC Indonesia optimistis Tim Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dan meningkatkan prestasi di panggung Asian Games 2026. ***

wwwwww