Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator Ungkap Sindikat Jual Beli Dapur MBG
![]() |
| Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026. (Foto: Kejagung) |
JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya berencana mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) guna mengungkap kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk membongkar tuntas pihak-pihak yang memperjualbelikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau titik dapur MBG.
"Dia minta JC dan dia akan buka semua. Kerja sama kooperatif dengan Kejaksaan Agung dan membongkar semua," ujar kuasa hukum Sony, Elza Syarief, Jumat (5/6/2026).
Elza menjelaskan kliennya mengklaim memiliki data krusial terkait dugaan penyelewengan tersebut. Sistem digital yang terpasang di laptop milik Sony disebut mampu mendeteksi jejak transaksi pihak yang memperjualbelikan titik lokasi dapur.
"Dia kan membuat sistem sehingga bisa mendeteksi di laptopnya siapa yang menjual-belikan itu. Dia ada beberapa nama, banyak ya, lebih dari 30 orang untuk bisa diperiksa," paparnya.
Kuasa hukum menepis keterlibatan kliennya dalam penyelewengan di lapangan. Mantan pejabat BGN itu diklaim hanya menentukan titik lokasi program, sementara penyimpangan terjadi akibat intervensi yayasan dan investor dari daerah berbeda. Permohonan resmi JC ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dijadwalkan masuk awal pekan depan.
"Belum, baru tadi malam. Saya akan ajukan hari Senin," tambahnya.
Selain pengajuan JC, pihak kuasa hukum menjadikan perlindungan keamanan untuk Sony beserta keluarganya sebagai prioritas utama selama proses penyidikan berjalan.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | liputan6.com |
| Kategori | : | Cendekia |











