Bungkam Pakai Rompi Pink, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Terseret Jual Beli SPPG
![]() |
| Dadan Hindayana ditahan Kejagung (Rumondang/detikcom) |
JAKARTA - Istana menolak berkompromi dengan indikasi penyelewengan megaproyek gizi nasional. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman secara terbuka menyebut dugaan praktik kotor jual beli Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) sebagai biang keladi jatuhnya Dadan Hindayana dari kursi Kepala BGN.
"Ya, kemungkinan besar seperti itu, banyaklah informasi-informasi ke beliau (Presiden)," ungkap Dudung saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Pernyataan tajam ini menjadi jawaban atas teka-teki manuver kilat penegakan hukum dalam 48 jam terakhir. Sehari usai dicopot secara mendadak oleh Presiden Prabowo Subianto, Dadan langsung dijebloskan ke sel tahanan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Berbeda dengan pihak Istana yang berbicara blak-blakan, Dadan justru memilih bungkam seribu bahasa. Mantan pejabat tinggi itu terlihat keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan mengenakan rompi tahanan merah muda khas tersangka korupsi sekira pukul 17.12 WIB. Ia bergegas menembus kerumunan menuju mobil tahanan tanpa memberikan pembelaan apa pun.
Sapuan Kilat Kejagung di Kantor BGN
Indikasi korupsi pada fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini direspons dengan langkah penyidikan represif. Tim penyidik Kejagung tidak membuang waktu dan langsung menyisir kantor BGN untuk mengamankan tumpukan dokumen krusial.
Langkah penindakan hukum terhadap ring satu proyek presiden ini berjalan sangat sistematis dengan ritme yang mengejutkan publik:
- Selasa (2/6/2026): Presiden Prabowo Subianto meneken surat pencopotan Dadan dari posisi strategisnya.
- Rabu (3/6/2026) Pagi: Tim penyidik Kejagung mengobrak-abrik kantor BGN mencari alat bukti dugaan jual beli SPPG.
- Rabu (3/6/2026) Sore: Dadan resmi diangkut menggunakan mobil tahanan menuju jeruji besi.
Desakan dari berbagai pihak yang mencium aroma tidak sedap dalam pusaran proyek triliunan rupiah ini rupanya sudah lama terpantau radar Istana. Saat dicecar kembali mengenai kebenaran skandal jual beli dapur SPPG sebagai faktor absolut kejatuhan Dadan, Dudung memberikan penegasan tanpa bantahan.
"Ya, salah satu faktornya itu," urainya menjawab spekulasi yang telanjur meluas di tengah masyarakat. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Kampus |











