Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Kuliner

Lewati Masa Penahanan Israel Anggota Flotilla Kemanusiaan Tiba Selamat

Lewati Masa Penahanan Israel Anggota Flotilla Kemanusiaan Tiba Selamat
Menlu Sugiono menyambut sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang sempat diculik tentara Israel setiba di Tanah Air. (Foto: iNews)
Minggu, 24 Mei 2026 17:57 WIB

JAKARTA - Perjalanan panjang misi kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dilakukan sembilan warga negara Indonesia (WNI) akhirnya berujung pada kepulangan yang aman. Para aktivis yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 ini mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Rombongan yang sempat diintersepsi dan ditahan oleh pasukan militer Israel ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah. Teriakan "Free Palestine!" menggema di area bandara, mengiringi kedatangan Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, Bambang Noroyono, Andre Prasetyo Nugroho, Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasano, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.

"Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita menerima kembali kedatangan saudara-saudara kita yang tergabung Global Sumud Flotilla 2.0, yang kita ketahui sejak tanggal 18 yang lalu itu diintersep dan ditahan oleh pihak militer Israel," terang Menteri Luar Negeri, Sugiono.

Proses evakuasi para relawan ini dilakukan melalui Istanbul, Turki, Sabtu (23/5/2026) malam sebelum diterbangkan menuju Indonesia. Pembebasan ini merupakan hasil dari langkah negosiasi dan lobi tingkat tinggi yang melibatkan berbagai pihak.

"Berkat tentu saja dari izin Tuhan Yang Maha Kuasa, kemudian upaya kita untuk berkoordinasi, kemudian upaya-upaya negosiasi untuk bisa mengembalikan saudara-saudara kita dan peserta GSF 2.0 yang lain," jelasnya.

Kolaborasi internasional memegang peranan krusial dalam upaya ini. Pemerintah Indonesia memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden, anggota parlemen, Global Peace Convoy Indonesia, serta otoritas Turki, Yordania, dan Mesir yang saling bahu-membahu menuntaskan misi evakuasi warga sipil tersebut.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inews.id
Kategori:Kuliner
wwwwww