Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
15 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tetap Jadi Pendekar Sejati, Prabowo Lepas Jabatan Ketua Umum PB IPSI

Tetap Jadi Pendekar Sejati, Prabowo Lepas Jabatan Ketua Umum PB IPSI
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030. (Foto: BPMI Setpres)
Sabtu, 11 April 2026 19:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil seiring dengan tanggung jawab besar yang kini diembannya sebagai kepala negara. Ia menilai peran sebagai Presiden membutuhkan fokus penuh sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk menjalankan tugas secara optimal di IPSI.

“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan diri di dunia pencak silat selama kurang lebih 34 tahun, baik sebagai wakil ketua umum maupun ketua umum IPSI. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi tersebut dalam membina dan mengembangkan pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.

Meski tidak lagi menjabat, Presiden menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung IPSI dan perkembangan pencak silat Indonesia. Menurutnya, seorang pendekar tidak terikat oleh jabatan formal, melainkan oleh pengabdian yang terus berjalan sepanjang hayat.

“Saya siap terus, akan terus mendukung, dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai nafas dia terakhir, dia pendekar,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong IPSI untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang kuat dan visioner. Ia meyakini bahwa organisasi ini memiliki kader terbaik yang mampu melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan serta membawa pencak silat semakin maju di masa depan.

“Saya yakin generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepimpinan di IPSI dan pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPSI atas dukungan dan kebersamaan selama masa kepemimpinannya. Kepala Negara berharap IPSI terus menjadi garda terdepan dalam membina karakter bangsa sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global. ***

wwwwww