Melambung 72 Persen, Kenaikan Harga Bahan Bakar Pesawat Bebani Maskapai Nasional
![]() |
| Ilustrasi (net) |
JAKARTA – Kabar buruk menghantam sektor transportasi udara setelah PT Pertamina (Persero) mengumumkan kenaikan harga avtur secara drastis di seluruh bandara Indonesia, Rabu (1/1/2026). Kenaikan hampir dua kali lipat ini merupakan imbas dari melesatnya harga minyak mentah dunia akibat ancaman agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran yang memicu gejolak pasar energi.
Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, harga avtur dipatok menjadi Rp23.551 per liter, melonjak tajam dari harga sebelumnya yang hanya Rp13.656 per liter pada Maret. Lonjakan serupa juga terjadi di Bandara Internasional Minangkabau yang kini mencapai Rp25.198, serta Bandara Internasional Yogyakarta yang menyentuh angka Rp25.343 per liter.
Kondisi ini menyusul pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memperingatkan adanya kemungkinan serangan militer terhadap Iran dalam waktu dekat. Pidato tersebut seketika mengerek harga minyak mentah dunia jenis Brent ke level 106,42 dolar AS per barel dan West Texas Intermediate (WTI) ke posisi 104,21 dolar AS per barel.
"Kami akan menyelesaikan tugas ini, dan kami akan menyelesaikannya dengan sangat cepat," tegas Trump dalam pidato kenegaraannya, Rabu (1/4/2026).
Gelombang kenaikan ini tidak hanya memukul maskapai dalam negeri. Maskapai internasional asal Jepang, ANA dan JAL, diprediksi akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) untuk penerbangan rute Eropa dan Amerika Utara hingga Rp6,2 juta mulai Juni mendatang. Kenaikan beban operasional ini dikhawatirkan akan menggerus minat perjalanan masyarakat saat musim libur musim panas.
Para pelaku industri penerbangan kini harus memutar otak menghadapi biaya penyulingan minyak mentah yang terus membengkak. Meskipun kenaikan ini sangat membebani, maskapai domestik terus memantau pergerakan harga rata-rata avtur tiap dua bulan sebagai dasar penyesuaian tarif tiket pesawat guna menjaga kelangsungan bisnis di tengah krisis energi global.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Kampus, Pasar & Niaga, Balai Kota |











