Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
5 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional

Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar
Senin, 02 November 2026 14:41 WIB
Penulis: Afrila Yobi

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berhasil menjangkau 4.957 bayi melalui program imunisasi kejar yang berlangsung selama periode 1 hingga 31 Oktober 2026. Capaian tersebut sukses melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 3.314 bayi dengan tingkat realisasi mencapai 150 persen.

Pelaksanaan program kesehatan ini menyasar bayi berusia 3 hingga 11 bulan yang belum pernah mendapatkan imunisasi dosis pertama vaksin DPT-HB-Hib-1. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru, pencapaian ini menempatkan wilayah ibu kota provinsi tersebut pada posisi kedua tertinggi di Riau setelah Kabupaten Kampar dalam pelaksanaan intervensi zero dose.

"Alhamdulillah capaian kita sudah lampaui target. Dari target yang ditetapkan pusat sebanyak 3.314 itu, ternyata kita berhasil mendapatkan lebih," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Senin (2/11/2026).

Sekretaris Dinkes Pekanbaru, Deddy Sambudi menerangkan bahwa pelayanan kesehatan selama kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada satu jenis vaksin saja. Petugas di lapangan turut memberikan imunisasi campak rubela atau MR dosis kedua, IPV dosis pertama, serta PCV dosis kedua sesuai dengan kebutuhan medis anak.

Meski agenda bulanan tersebut telah berakhir, komitmen pelayanan kesehatan tidak berhenti sampai di situ. Jajaran tenaga medis di daerah akan terus melanjutkan penjangkauan ke permukiman warga secara berkala.

"Upaya menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi akan terus dilanjutkan meskipun pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar telah berakhir," jelas Deddy.

Langkah penyisiran secara masif akan digencarkan oleh petugas kesehatan guna menemukan anak-anak yang belum memperoleh layanan vaksinasi dasar. Strategi jemput bola ini diterapkan agar tidak ada balita yang tertinggal dari perlindungan kesehatan pencegahan penyakit menular.

"Kita berharap semakin banyak anak mendapatkan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," imbuhnya.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh orang tua agar senantiasa proaktif membawa buah hati mereka mendatangi pos pelayanan terpadu atau puskesmas terdekat. Kelengkapan catatan imunisasi sesuai jadwal usia anak menjadi perisai penting dalam menjaga tumbuh kembang generasi muda. ***

wwwwww