Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Dukungan Persib Bandung Melawan Rasisme

Dukungan Persib Bandung Melawan Rasisme
Persib Bandung No Racism/ (Ileague.id)
Sabtu, 07 Maret 2026 04:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Persib Bandung berdiri bersama Kakang Rudianto dan Mikael Tata melawan rasisme. Pasca big match Persebaya melawan Persib di pekan ke-24 Super League 2025/2026, Senin (2/3) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, rasisme diterima dua pemain muda masa depan Timnas Indonesia itu di media sosial.

Persib menyikapi tindakan rasialisme yang dilakukan oknum suporter tak bertanggung jawab. Pihaknya melihat, semestinya sepakbola jadi ruang untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan. Serangan rasisme adalah sebuah hal yang melampaui batas

“Sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk saling menghargai, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian. Kritik terhadap permainan adalah bagian dari dinamika olahraga, namun serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang jelas melampaui batas,” begitu statement resmi Persib.

Persib menegaskan untuk berdiri bersama Kakang dan Mikael Tata, memberi dukungan moral. Bahwasannya kedua pemain muda ini layak berada di lingkungan yang sehat, aman dan penuh respek demi terus bertumbuh.

“Kami ingin menegaskan bahwa Persib berdiri bersama Kakang Rudianto dan juga memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata. Kedua pemain tersebut adalah bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang sedang berkembang dan mereka berhak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, serta penuh respek untuk terus bertumbuh,” tulis Persib.

Persib juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya yang menolak segala bentuk diskriminasi di sepak bola. Kami berharap momen ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sepak bola Indonesia hanya bisa tumbuh jika dibangun di atas rasa saling menghormati. ***

wwwwww