Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
8 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

Gema Ramadan Tiba Lebih Awal di Timur Tengah, Umat Islam RI Bersiap Sambut Tarawih Perdana

Gema Ramadan Tiba Lebih Awal di Timur Tengah, Umat Islam RI Bersiap Sambut Tarawih Perdana
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
Rabu, 18 Februari 2026 08:18 WIB

JAKARTA – Suasana Ramadan 1447 Hijriah telah resmi menyelimuti sebagian belahan dunia hari ini, Rabu (18/2/2026). Sementara masyarakat Indonesia masih menjalani aktivitas hari biasa, jutaan umat Islam di sembilan negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Palestina, telah memulai hari pertama puasa mereka sejak fajar tadi.

Perbedaan penetapan awal puasa ini terjadi setelah otoritas di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Irak, Yaman, Lebanon, Palestina, dan Bahrain berhasil melihat hilal pada Selasa petang kemarin. Langit cerah di kawasan gurun memudahkan para perukyat melihat bulan sabit muda, tanda dimulainya bulan suci.

"Matahari terbenam pukul 17.52, kondisi mendukung sehingga hilal terlihat jelas di Sudair dan Tumair," lapor Abdulaziz Al-Muainaa dari Observatorium Al Hareeq, Arab Saudi.

Bagi umat Islam di Indonesia, momen perbedaan ini justru menjadi pengingat untuk segera bersiap. Meski tidak berpuasa hari ini, Rabu malam nanti akan menjadi malam yang istimewa. Masjid-masjid di seluruh pelosok Nusantara akan mulai menggelar salat Tarawih berjamaah perdana, menandakan masuknya 1 Ramadan 1447 H secara hisab dan rukyat pemerintah RI.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Indonesia baru akan memulai puasa pada Kamis (19/2/2026) esok hari. Keputusan ini diambil karena posisi hilal di langit Indonesia pada Selasa petang masih terlalu rendah dan belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Kita menghormati perbedaan ini sebagai rahmat. Saudara kita di Timur Tengah mendahului karena faktor geografis, dan Insyaallah kita akan menyusul dalam hitungan jam dengan kekhusyukan yang sama," ujar pihak Kemenag menanggapi perbedaan tersebut.

Maka, nanti malam, gema takbir dan lantunan ayat suci akan mulai bersahutan di langit Indonesia, menyusul saudara seiman yang telah lebih dulu memulainya di belahan bumi bagian barat.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Kampus, Kuliner, Warga Bertuah
wwwwww