Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
9 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Mendadak Muncul dari Semak, Beruang Lukai Tiga Warga di Pasaman Barat

Mendadak Muncul dari Semak, Beruang Lukai Tiga Warga di Pasaman Barat
Petugas memburu jejak beruang yang serang warga di Pasaman Barat (foto: BKSDA Sumbar)
Senin, 16 Februari 2026 07:44 WIB

PASAMAN BARAT – Musim panen yang seharusnya membawa sukacita bagi petani di Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, berubah menjadi teror menakutkan. Tiga warga yang sedang memanen padi menjadi sasaran amukan seekor beruang liar yang muncul secara tiba-tiba.

Peristiwa nahas tersebut terjadi, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tanpa ada tanda-tanda peringatan, satwa dilindungi itu keluar dari semak belukar di sekitar area persawahan dan langsung menyerang warga yang sedang beraktivitas.

Akibat serangan tersebut, tiga petani mengalami luka-luka cukup serius dan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan. Para korban teridentifikasi bernama Aidil Putra (20), serta dua warga lanjut usia yakni Sabri (65) dan Maijasman (63).

Kepala Resor Konservasi Wilayah II BKSDA Sumatera Barat, Ade Putra mengatakan pihaknya telah merespons cepat laporan konflik satwa tersebut. Tim gabungan kini dikerahkan untuk melacak jejak pelarian hewan buas itu demi mencegah jatuhnya korban baru.

"Tim BKSDA sudah turun ke lapangan bersama masyarakat setempat masih melakukan penelusuran arah larinya beruang itu," jelasnya, Minggu (15/2/2026).

Ade menambahkan, warga sekitar sempat memberikan pertolongan saat serangan terjadi, sehingga nyawa korban dapat diselamatkan meski mengalami luka-luka. Saat ini, para korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pasaman Barat dan Puskesmas Talu.

Untuk mengantisipasi serangan susulan, petugas BKSDA bersama perangkat nagari dan masyarakat setempat terus melakukan penyisiran dan meningkatkan kewaspadaan di sekitar lokasi kejadian.

"Situasi di lokasi berangsur kondusif dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Warga Bertuah, Riau
wwwwww