Permintaan Obligasi Negara Tetap Tinggi, Pemerintah Menangkan Rp28 Triliun
![]() |
| Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. |
JAKARTA – Minat investor terhadap Surat Utang Negara kembali menunjukkan gairah kuat. Lelang SUN yang digelar Kementerian Keuangan, Selasa (18/11/2025), mencatat total penawaran Rp78,8 triliun untuk sembilan seri yang dibuka.
Dalam pengumuman resminya, Rabu (19/11/2025), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menyampaikan bahwa dari jumlah penawaran tersebut, pemerintah hanya menyerap Rp28 triliun. Proses lelang dilakukan melalui sistem Bank Indonesia sebagai bagian dari agenda lelang SUN ke-20 sepanjang tahun ini.
Jika menengok lelang sebelumnya, 4 November 2025, penawaran yang masuk lebih tinggi, yakni Rp87,4 triliun. Meski begitu, nilai penyerapan tetap sama: Rp28 triliun. Selektivitas pemerintah terlihat dari konsistensi keputusan serapan di tengah tingginya permintaan investor.
Sembilan seri yang ditawarkan terdiri dari dua new issuance—SPN01251220 dan SPN03260218—serta tujuh seri reopening, yaitu SPN12261105, FR0109, FR0108, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105.
Seri FR0109 menjadi magnet utama pada lelang kali ini. Penawaran terhadap seri tersebut mencapai Rp25,8 triliun, menjadikannya yang paling diminati. Seri ini memiliki jatuh tempo 15 Maret 2031 dengan kupon 5,875 persen. Sementara itu, SPN01251220 tercatat sebagai seri dengan penawaran terendah, yaitu Rp2,05 triliun.
Seluruh seri SUN tersebut dilelang dengan kupon mulai 5,8 persen dan nominal pembelian Rp1 juta. Pemerintah sebelumnya menetapkan target indikatif Rp23 triliun, namun tetap memiliki fleksibilitas untuk menyerap lebih besar atau lebih kecil dari jumlah tersebut. Penyerapan maksimal dapat mencapai hingga 150 persen dari target indikatif. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | tempo.co |
| Kategori | : | Pasar & Niaga, Keuangan |











