Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
11 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Hiburan

Film Air Mata Mualaf Siap Tayang, Angkat Isu Keluarga dan Pencarian Keyakinan

Film Air Mata Mualaf Siap Tayang, Angkat Isu Keluarga dan Pencarian Keyakinan
Produser Dewi Amanda bersama pemain Film Air Mata Mualaf. (Ist)
Rabu, 19 November 2025 20:56 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Film Air Mata Mualaf resmi diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers dan press screening yang digelar pada Rabu (19/11/2025). Acara ini menjadi rangkaian penting menjelang penayangan film tersebut di bioskop Indonesia pada 27 November 2025.

Dalam pemaparannya, sutradara Indra Gunawan menjelaskan bahwa film ini mengangkat tema keluarga, perbedaan keyakinan, dan proses seseorang memilih jalan hidup. Ia menegaskan bahwa film ini tidak dibuat untuk menunjukkan siapa yang benar atau salah, melainkan menggambarkan manusia saat berada pada persimpangan keputusan.

“Fokus kami adalah memotret manusia dengan ketakutan dan keberaniannya. Setiap orang pernah berada pada titik ketika ia harus memilih jalannya sendiri,” ujarnya.

Produser Dewi Amanda menyampaikan bahwa keputusan mengangkat tema sensitif justru berangkat dari kedekatan dengan realitas sosial. Menurutnya, perbedaan dalam keluarga sering menimbulkan kekhawatiran, tetapi dapat menjadi ruang belajar. “Hidayah atau jalan hidup bukan datang dari paksaan manusia,” katanya.

Dalam sesi diskusi, para pemeran utama turut mengungkap pengalaman mereka selama proses produksi. Acha Septriasa, pemeran Anggie, mengatakan bahwa tokoh yang ia mainkan menggambarkan keberanian seorang perempuan dalam mengikuti suara hatinya.

Achmad Megantara, yang berperan sebagai ustad, menekankan bahwa perjalanan spiritual setiap individu berbeda-beda dan tidak selalu dipahami oleh semua orang secara bersamaan.

Aktor Rizky Hanggono menambahkan bahwa sejumlah adegan dalam film ini mengingatkannya pada pengalaman pribadi terkait dinamika keluarga.

Press screening yang berlangsung setelah konferensi pers memperlihatkan bahwa film ini menampilkan konflik tanpa karakter antagonis. Setiap tokoh hadir dengan kepentingan dan rasa cintanya masing-masing, baik dalam mempertahankan tradisi maupun memahami pilihan anggota keluarga.

Air Mata Mualaf merupakan kerja sama produksi antara Indonesia, Malaysia, dan Australia. Sejumlah aktor internasional seperti Syamim Freida, Hazman Al Idrus, dan Matthew Williams turut terlibat dalam film ini.

Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 November 2025, dan dilanjutkan penayangan di Asia Tenggara serta Timur Tengah pada awal Desember. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww