Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tiga Pilar Absen Lawan Persebaya, Arema FC Krisis Pemain

Tiga Pilar Absen Lawan Persebaya, Arema FC Krisis Pemain
Pelatih Arema FC Marcos Santos. (Ileague.id)
Rabu, 19 November 2025 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Arema FC akan mengarungi pekan ke-13 BRI Super League 2025/26 dengan kondisi jauh dari ideal. Tim akan menjalani laga tandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (22/11) sore.

Sebab tiga pemain pilar dipastikan absen, membuat pelatih Marcos Santos harus memutar otak. Mulai dari absennya Arkhan Fikri yang tengah memperkuat Timnas U22 Indonesia, dua gelandang lainnya, Bayu Setiawan dan Julian Guevara, juga tidak bisa dimainkan karena masih menjalani sanksi tiga pertandingan usai menerima kartu merah langsung.

“Jadi masing-masing kena larangan bermain 3 pertandingan. Kemudian Arkhan masih memperkuat timnas, jadi kemungkinan juga tidak bisa dimainkan,” kata pelatih asal Brasil itu.

Selain itu Arema FC juga tengah krisis di posisi bek sayap setelah Achmad Maulana mengalami cedera ACL. Kini hanya tersisa dua bek murni Rifad Marasabessy dan Johan Ahmad Farisi.

“Kita akan memainkan pemain yang siap untuk laga menghadapi Persebaya. Kami optimis bisa mencuri poin di sana, tapi sekarang kami persiapkan dulu strategi yang matang,” imbuhnya.

Untuk itu bermain di hadapan ribuan Bonek, dia menginginkan skuatnya benar-benar menjaga emosi. Apalagi Arema FC dan Persebaya menjadi dua tim dengan koleksi kartu merah terbanyak, membuat risiko bermain dengan 10 pemain sangat besar.

“Saya sudah bicara dengan para pemain agar tidak melakukan pelanggaran yang menyebabkan kartu merah. Karena jika mereka mendapat itu, tentu akan merugikan tim,” pungkas Marcos Santos.

Sementara itu dalam lima laga terakhir BRI Super League 2025/26, Arema FC tampil lebih produktif dan agresif dibanding Persebaya. Tim mencetak tujuh gol dan meraih tujuh poin, meski juga kebobolan sembilan gol akibat rapuhnya lini belakang.

Namun catatan head to head memperlihatkan dominasi kuat Persebaya sejak musim 2022. Dengan meraih lima kemenangan dan satu imbang dalam enam pertemuan terakhir sedangkan tim berjuluk Singo Edan belum sekalipun menang dalam periode itu.

Saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin. Kemenangan di GBT akan membuka jalan bagi Arema FC untuk menyalip Persebaya sekaligus berpotensi mematahkan kutukan panjang dalam derby. ***

wwwwww