Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Hiburan

Madonna dan Toby Gad Pernah Bertengkar Saat Rekaman Album Rebel Heart

Madonna dan Toby Gad Pernah Bertengkar Saat Rekaman Album Rebel Heart
Madonna. (Instagram)
Kamis, 13 November 2025 20:16 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Penyanyi top Madonna rupanya pernah terlibat adu mulut sengit dengan Toby Gad, penulis lagu yang bekerja dengannya dalam proses rekaman album Rebel Heart (2015). Insiden itu diakui Gad terjadi di tengah sesi rekaman ketika ia mencoba mendorong Madonna agar menyanyi dengan lebih emosional.

Dalam wawancaranya dengan Daily Star kolom Wired, Gad menceritakan, “Dia salah satu performer terbaik di dunia, tapi saya merasa bisa mendorongnya untuk memberi lebih banyak dari vokalnya. Saya bilang, ‘Ayo, nyanyikan dengan lebih hati, beri lebih banyak emosi!’”

Namun, reaksi Madonna justru meledak. “Dia langsung marah dan berkata, ‘Sialan kau, Toby, aku nggak mau nyanyi lagi lagu ini!’ Lalu saya balas, ‘Sialan juga, Madonna, kau tetap harus nyanyi lagi!’” katanya sambil tertawa mengingat momen tersebut.

Meski awalnya penuh ketegangan, Gad menuturkan bahwa konfrontasi itu justru menjadi awal dari hubungan profesional yang kuat di antara mereka. “Dengan Madonna, awalnya memang sulit. Tapi setelah kami ‘pecah es’, semuanya berubah menjadi pertemanan yang sangat intens dan luar biasa,” ujarnya.

Toby Gad, yang dikenal sebagai produser dan penulis lagu untuk banyak artis besar, juga mengenang pengalaman serupa dengan Paloma Faith pada 2012. “Saya memutar beberapa lagu saya, dan dia bilang, ‘Ini jelek banget, kan?’ Saat itu saya hampir mengusirnya dari studio,” ungkapnya.

Gad menambahkan bahwa dunia musik memang tak lepas dari perbedaan pendapat dengan para bintang besar. Ia juga pernah “panik” ketika lagu Big Girls Don’t Cry hampir batal dimasukkan ke album debut Fergie, The Dutchess (2006).

“Awalnya lagu itu tidak akan dinyanyikan Fergie. Tapi Jimmy Iovine dan manajer saya akhirnya berhasil meyakinkannya. Saat melihat daftar lagu sebelum rilis, saya panik karena Big Girls Don’t Cry tidak ada di sana. Untung akhirnya tetap masuk, dan justru menjadi single keempat yang disukai dunia,” jelas Gad.

Konflik yang sempat terjadi di balik layar rupanya menjadi bagian dari dinamika kreatif yang melahirkan sejumlah karya ikonik, termasuk lagu-lagu Madonna di era Rebel Heart yang menegaskan statusnya sebagai Ratu Pop sejati. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww