Usai Dipulihkan MKD, Adies Kadir Fokus Kawal Konflik Lahan 534 Hektar di Surabaya
![]() |
| Wakil Ketua DPR Adies Kadir. |
JAKARTA – Setelah dipulihkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Politisi Golkar, Adies Kadir, langsung kembali ke medan tugas. Tak menunggu lama, Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu tancap gas mendampingi ribuan warga Surabaya yang terjerat sengketa lahan dengan Pertamina.
Kasus tersebut mencakup area seluas 534 hektare, meliputi tiga kecamatan dan lima kelurahan di Kota Surabaya. Diperkirakan, puluhan ribu warga terdampak akibat konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun itu.
“Saya baru menerima surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari perwakilan warga. DPR RI siap memfasilitasi agar persoalan ini mendapat perhatian serius dan solusi yang adil,” kata Adies Kadir, Minggu (9/11/2025).
Ia menjelaskan, aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti secara resmi melalui sejumlah komisi terkait. Komisi II yang membawahi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Komisi VI yang membawahi Pertamina, serta Komisi XII akan dilibatkan dalam pembahasan bersama.
Adies menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan pemerintah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, terutama ketika menyangkut hak rakyat atas tanah.
“Negara tidak boleh menutup mata terhadap hak rakyatnya. Kini saatnya kembali bekerja, mendengarkan aspirasi rakyat, dan memastikan keadilan bagi mereka,” ujarnya tegas.
Sebelumnya, MKD DPR RI menyatakan Adies Kadir tidak terbukti melakukan pelanggaran etik, sehingga status dan jabatannya sebagai anggota DPR dipulihkan. Keputusan itu menjadi momentum baginya untuk kembali fokus menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
Dengan langkah cepatnya mengawal aspirasi warga, Adies menegaskan bahwa pemulihan mandat dari MKD bukan hanya bentuk keadilan untuk dirinya, tetapi juga panggilan untuk kembali bekerja bagi masyarakat. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | rmol.id |
| Kategori | : | Balai Kota, Parlemen |










